![]() |
| Wabup Lathifah Hadiri Peringatan HUT ke-39 Arema di SMKN 1 Turen |
Kabupaten Malang, BB – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Arema yang digelar di Hanggar Indrapastha SMK Negeri 1 Turen, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dihadiri pula oleh salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, serta diikuti sekitar 1.500 siswa-siswi SMKN 1 Turen.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Wabup yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah memberikan apresiasi kepada keluarga besar SMKN 1 Turen dan seluruh siswa atas kekompakan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar merayakan usia sebuah klub, melainkan merayakan nilai-nilai luhur yang melekat pada Arema.
"Arema bukan sekadar nama klub sepak bola. Arema telah menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, sekaligus semangat persaudaraan masyarakat Malang. Ketika kita memperingati HUT Arema, sesungguhnya yang kita rayakan adalah nilai persaudaraan, keberanian, solidaritas, sportivitas, dan kecintaan terhadap daerah," tegasnya.
Bu Nyai Lathifah pun menitipkan pesan mendalam kepada seluruh siswa. Ia mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku perubahan. Kecintaan kepada Malang dan Arema hendaknya dibuktikan lewat prestasi, kedisiplinan, kreativitas, kepedulian sosial, dan karya nyata.
"Semangat Salam Satu Jiwa harus dimaknai lebih luas. Kita boleh berbeda, tetapi tetap satu keluarga besar. Jangan sampai fanatisme berubah jadi kebencian, dan kecintaan pada tim berubah jadi permusuhan. Loyalitas boleh kuat, tetapi persaudaraan harus jauh lebih kuat," ujarnya.
Menyadari siswa tumbuh di era digital, Wabup juga mengingatkan agar bijak menggunakan teknologi. Handphone bisa menjadi sarana belajar dan berkarya, namun juga membawa risiko jika disalahgunakan. Ia menyoroti berbagai tantangan yang mengancam masa depan anak muda: perundungan, hoaks, ujaran kebencian, narkoba, tawuran, hingga judi online.
"Jangan gadaikan masa depan untuk kesenangan sesaat. Jangan biarkan algoritma menentukan cara berpikirmu. Jangan cari pengakuan dengan merendahkan orang lain. Dan jangan anggap perundungan sebagai candaan biasa — satu kalimat yang dianggap bercanda bisa menjadi luka yang dibawa bertahun-tahun," pesannya dengan tegas.
Di akhir sambutannya, Wabup berharap sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi siswa untuk tumbuh, berkarya, sekaligus belajar dari kesalahan. Pendidikan tidak hanya mencetak pemegang ijazah, tetapi generasi yang berkompeten, terampil, dan berkarakter.
"Kuasai teknologi, tapi jangan kehilangan etika. Kembangkan kreativitas, tetapi tetap disiplin. Berani bermimpi besar, namun jangan takut memulai dari hal kecil. Selamat memperingati HUT ke-39 Arema. Semoga semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan pada Malang terus tumbuh di hati kita semua," pungkasnya. (Yanti)


