![]() |
| UNAR ORARI Lokal Bone |
BONE, BB — Sebanyak 24 peserta mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) sebagai bagian dari proses mendapatkan atau memperbarui tanda panggilan (callsign) amatir radio. Dari jumlah tersebut, tiga peserta mengikuti ujian untuk kenaikan tingkat dari Siaga (YD) ke Penggalang (YC).
Ketua ORARI Lokal Bone terpilih, Andi Khaikal YC8ACK, mengatakan peserta UNAR terdiri atas anggota yang mengajukan kenaikan tingkat, memperbarui callsign yang telah kedaluwarsa, serta peserta yang baru pertama kali mengajukan callsign.
“Sebanyak 24 orang mengikuti UNAR. Tiga di antaranya naik tingkat dari Siaga (YD) ke Penggalang (YC). Sebagian mengikuti UNAR ulang karena sebelumnya sudah memiliki callsign, tetapi telah kedaluwarsa, sementara yang lainnya memang baru mengambil callsign,” kata Andi Khaikal, mengawal anggotanya dari lokal bone. Senin (21/9/2026).
Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti UNAR. Menurutnya, keikutsertaan tersebut menunjukkan kepedulian sekaligus kecintaan terhadap kegiatan komunikasi radio, khususnya amatir radio.
“Sebagai ketua, saya sangat memberikan apresiasi kepada saudara-saudara saya yang mau mengikuti UNAR sebagai bentuk kecintaan kepada komunikasi radio, khususnya amatir radio,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi ORARI Daerah Sulawesi Selatan, Drs. H. Mansyur Harun YB8CMK, menjelaskan bahwa UNAR merupakan ujian resmi bagi calon anggota atau anggota amatir radio yang diselenggarakan pemerintah melalui Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon).
Menurut Mansyur, para calon anggota ORARI Lokal Bone telah mendapatkan pembinaan dan pelatihan sebagai bekal sebelum mengikuti ujian.
“Calon anggota ORARI Lokal Bone sudah tidak diragukan lagi. Pelatihan dan pembinaan yang telah dilakukan sudah menjadi bekal bagi mereka,” jelas Mansyur.
Ia menambahkan, pembinaan dilakukan secara bertahap agar para peserta tidak hanya siap menghadapi UNAR, tetapi juga memahami ketentuan yang berlaku dalam kegiatan amatir radio.
“Pembinaan secara bertahap yang telah diikuti para calon anggota diharapkan membuat mereka lebih siap mengikuti UNAR serta memahami ketentuan yang berlaku dalam kegiatan amatir radio,” kata H. Mansyur Harun YB8CMK.
Pelaksanaan UNAR tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi peserta untuk memperoleh maupun memperbarui legalitas dalam kegiatan amatir radio, sekaligus mendorong peningkatan pemahaman terhadap aturan dan tata kelola komunikasi radio.
Laporan : Suparman Warium YD8FWI


