Jembatan Garuda Ternyang Bersiap Jadi Ikon Wisata Baru Malang, Wahana Outbound dan Kolam Renang Segera Dibangun -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Jembatan Garuda Ternyang Bersiap Jadi Ikon Wisata Baru Malang, Wahana Outbound dan Kolam Renang Segera Dibangun

Berita Bersatu
04 Agustus 2026

Kepala Desa Ternyang Didik Santoso


KABUPATEN MALANG, BB - Potensi destinasi wisata di Kabupaten Malang terus berkembang pesat. Kini Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, direncanakan akan mendapatkan tambahan beragam wahana wisata baru, sekaligus dikembangkan menjadi ikon pariwisata unggulan yang juga berfungsi sebagai pendorong ekonomi masyarakat setempat.

 

Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keindahan dan kenyamanan kawasan wisata di sepanjang jembatan, namun dirancang khusus untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah sekitar.

 

Berbagai wahana baru yang telah direncanakan Pemerintah Desa Ternyang antara lain kolam renang terpisah untuk dewasa dan anak-anak, area wisata outbound, serta sejumlah wahana pendukung lainnya. Selain itu, akan disiapkan pula area khusus berupa deretan tempat jualan bagi warga, untuk memasarkan beragam produk mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga hasil bumi lokal.

 

Kepala Desa Ternyang, Didik Santoso, menjelaskan bahwa tujuan utama pengembangan ini adalah mengubah fungsi Jembatan Garuda yang semata-mata sebagai jalur penghubung, menjadi daya tarik wisata baru yang mampu mendatangkan banyak pengunjung sekaligus menopang kesejahteraan ekonomi warga.

 

"Kami ingin Jembatan Garuda Ternyang menjadi destinasi yang menyatu sepenuhnya dengan masyarakat. Setiap pengunjung yang datang bisa menikmati pemandangan indah, mencoba berbagai wahana yang nanti akan kami sediakan, sekaligus membeli produk buatan warga setempat. Kami juga akan membangun tempat jualan yang layak di sekitar kawasan ini. Ini adalah bentuk nyata pariwisata yang menggerakkan ekonomi dari bawah," ujar Didik saat ditemui di kantor desa, Selasa (4/8/2026).

 

Rencana pembangunan ini disambut antusiasme tinggi oleh para penggerak UMKM di Desa Ternyang. Mereka berharap kehadiran wahana baru ini dapat memperluas jangkauan pasar produk lokal yang selama ini pemasarannya masih terbatas di lingkungan sekitar.

 

Didik menambahkan, pengelolaan kawasan wisata ini nantinya akan ditangani secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Purnama yang telah dibentuk khusus. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, pihak Kecamatan, Perhutani, Kodim, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Malang agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar. Pengerjaan tahap pertama direncanakan dimulai pada tahun 2026 ini dan akan berlanjut secara bertahap selanjutnya.

 

"Sejak diresmikan, Jembatan Garuda ini semakin ramai dikunjungi orang, mulai dari warga lanjut usia, remaja, hingga anak-anak. Apalagi saat akhir pekan, pengunjungnya membludak, tidak hanya dari sekitar desa, tapi juga datang dari berbagai daerah luar Kabupaten Malang," tambahnya.

 

Pemerintah Kabupaten Malang pun menyambut baik langkah ini dan mengapresiasi persiapan penataan serta penyediaan fasilitas pendukung yang berjalan beriringan. Harapannya, Jembatan Garuda Ternyang tak hanya menjadi ikon infrastruktur yang megah, melainkan juga menjadi simbol kebersamaan dan kemajuan ekonomi masyarakat Desa Ternyang pada khususnya.(Yanti)