Dinilai Berani dan Solutif, Langkah Sufmi Dasco Akomodasi Aspirasi Aktivis Mulai Menuai Apresiasi -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Dinilai Berani dan Solutif, Langkah Sufmi Dasco Akomodasi Aspirasi Aktivis Mulai Menuai Apresiasi

Berita Bersatu
29 Agustus 2026

Mantan Sekretaris Jenderal Front Gerakan Aktivis Indonesia (FRAKSI), Muh. Awaluddin Mangantarang


BERITABERSATU.COM, MAKASSAR — Sikap dan keberanian Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam mengambil keputusan politik krusial saat menerima gelombang aksi massa di Gedung DPR RI mendapat apresiasi positif dari kalangan aktivis. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab nyata seorang pejabat negara dalam merespons aspirasi rakyat secara konkrit.


Mantan Sekretaris Jenderal Front Gerakan Aktivis Indonesia (FRAKSI), Muh. Awaluddin Mangantarang, yang akrab disapa Awal, menilai tindakan Dasco yang turun langsung menemui pengunjuk rasa merupakan langkah cepat untuk meredam potensi konflik yang lebih luas.


“Pak Dasco langsung turun menemui massa dan memberikan jawaban konkrit, bahkan memberikan garansi atas jabatan dan dirinya. Kami mengapresiasi cara beliau. Di tengah situasi yang memanas, beliau memilih hadir, berdialog, dan memberikan solusi cepat. Ini jauh lebih produktif daripada membiarkan situasi berlarut-larut,” ujar Awal di Makassar.


Secara khusus, Awal menyoroti komitmen Dasco terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang menjadi salah satu tuntutan utama massa aksi.


“Kami menilai keberanian Pak Dasco untuk membuka ruang dialog dan bahkan menyatakan siap mundur jika RUU Perampasan Aset tidak disahkan pada Desember 2026 adalah langkah politik yang berani dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.


Menurut Mantan Sekretaris PW IWO Sulawesi Selatan ini, pendekatan komunikatif yang ditunjukkan oleh pimpinan DPR tersebut membuktikan bahwa lembaga legislatif kini lebih terbuka dan tidak anti-kritik. Langkah dialogis dinilai efektif dalam menjaga suasana kebatinan massa aksi serta mengembalikan kepercayaan publik.


Ia pun berharap gaya kepemimpinan yang ditunjukkan Dasco dapat menjadi contoh dan standar baru bagi jajaran pejabat negara lainnya di Indonesia.


“Pemimpin harus hadir dengan gaya tenang namun solutif, mau mendengar, dan mampu menyelesaikan masalah. Itulah esensi dari demokrasi yang sehat dan produktif,” pungkas Awal. (*)