![]() |
| Ukir Senyum di Wajah Murid Sinjai, Anggota DPRD Sulsel Kawal Penyerahan PIP |
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Bagi sebagian orang, sebuah tas baru, sepasang sepatu tanpa lubang, atau lembar-lembar buku tulis mungkin adalah hal yang biasa. Namun, bagi 65 siswa di UPTD SMPN 20 Sinjai, hal-hal sederhana itu adalah jembatan untuk terus berani bermimpi.
Rabu (23/7/2026) menjadi hari yang penuh haru dan optimisme. Langkah kaki para orang tua murid terasa lebih ringan saat memasuki lingkungan sekolah. Hari itu, beban berat di pundak mereka sedikit terangkat berkat penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).
Lebih istimewa lagi, bantuan yang sangat dinantikan ini diserahkan langsung oleh Achmad Fauzan Guntur, S.E., M.M., anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Kehadiran Achmad Fauzan tidak sendirian. Suasana penyerahan berlangsung khidmat dan hangat, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, Ketua MKKS, sejumlah kepala SMP, serta para orang tua murid yang tak mampu menyembunyikan rasa syukur di wajah mereka.
Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Sinjai tidak berjalan sendirian dalam mengejar mimpi mereka. Ada sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat yang siap menjadi benteng pelindung bagi keberlangsungan pendidikan mereka.
"Kami berkomitmen penuh untuk terus memperjuangkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Sulawesi Selatan. Jangan sampai ada anak kita yang kehilangan masa depannya hanya karena keterbatasan ekonomi. Semoga bantuan PIP ini bisa meringankan beban orang tua dan menjadi bahan bakar bagi anak-anak kita agar lebih giat belajar," ujar Achmad Fauzan Guntur dengan penuh penekanan.
Bagi pihak sekolah, bantuan ini adalah hembusan angin segar yang memastikan roda pendidikan tetap berputar tanpa ada siswa yang tertinggal. Kepala UPTD SMPN 20 Sinjai, Muhammad Asdar, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terdalamnya atas perhatian nyata yang diberikan oleh anggota DPRD Provinsi Sulsel tersebut.
"Kami sangat berharap perhatian dan dukungan Bapak terhadap dunia pendidikan dapat terus berlanjut. Semoga Program Indonesia Pintar (PIP) senantiasa berjalan dengan baik dan berkesinambungan," ungkap Muhammad Asdar dengan mata berbinar.
Program PIP sejatinya bukan sekadar bantuan materiil, melainkan sebuah ikrar dari negara bahwa tidak boleh ada anak yang putus sekolah. Melalui dukungan yang mengalir dari berbagai pihak di Kabupaten Sinjai ini, asa baru telah ditanam.
Hari itu, di SMPN 20 Sinjai, 65 anak pulang dengan senyuman yang lebih lebar. Di tangan mereka ada bantuan keuangan, namun di dalam dada mereka, ada keyakinan baru: bahwa masa depan yang gemilang kini bukan lagi hal yang mustahil untuk digenggam. (Ads)


