​Turun Langsung ke Samataring, Andi Jefrianto Pastikan Pasien TBC Dapat Bantuan Bedah Rumah -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

​Turun Langsung ke Samataring, Andi Jefrianto Pastikan Pasien TBC Dapat Bantuan Bedah Rumah

Berita Bersatu
14 Juli 2026

​ Andi Jefrianto turun langsung mengecek bantuan Bedah rumah Pasien TBC

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) tidak hanya sekadar slogan di atas kertas. Melalui aksi nyata di lapangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai bersama lintas sektor langsung turun tangan menyambangi penderita TBC yang mendapatkan manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur.


Aksi blusukan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, S.Sos., M.Si. Turut mendampingi Camat Sinjai Timur, Lurah Samataring, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sinjai, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Puskesmas Samataring.


Sinergi lintas sektor yang solid ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Sinjai dalam memutus mata rantai penularan TBC dari aspek lingkungan.


Program BSPS ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuannya sangat spesifik: meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi para penderita Tuberkulosis.


Melalui program ini, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan dana stimulan sebesar Rp20 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk merenovasi rumah agar memenuhi standar rumah sehat, seperti Penyediaan ventilasi udara yang representatif.l, Pencahayaan alami (sinar matahari) yang cukup masuk ke dalam rumah, dan Perbaikan struktur bangunan agar lebih layak dan kokoh.


Dalam kunjungannya, Andi Jefrianto Asapa bersama rombongan meninjau langsung progres fisik rumah penerima manfaat. Tak hanya memeriksa bangunan, ia juga memberikan suntikan motivasi kepada pasien agar tetap disiplin mengonsumsi obat hingga dinyatakan sembuh total.


Edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga sirkulasi udara rumah juga gencar disampaikan kepada pihak keluarga.


Kebahagiaan mendalam tidak dapat disembunyikan oleh keluarga pasien. Anak dari penderita TBC yang rumahnya dibedah mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada jajaran pemerintah.


Selama ini, mereka harus tinggal di tengah kecemasan karena kondisi rumah panggung mereka yang sudah sangat memprihatinkan dan rawan roboh.


"Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya program bedah rumah ini. Tiang rumah kami sudah mulai rapuh dan kami memang sudah lama khawatir dengan kondisinya. Alhamdulillah, sekarang rumah kami akan diperbaiki sehingga lebih aman dan lebih sehat untuk ditempati. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.


Di sela-sela kunjungannya, Andi Jefrianto Asapa menegaskan bahwa perang melawan TBC tidak bisa hanya mengandalkan obat-obatan (sisi medis). Faktor lingkungan, terutama kondisi rumah tinggal pasien, memegang peranan krusial dalam mempercepat kesembuhan sekaligus mencegah penularan ke anggota keluarga lain.


"Penanggulangan Tuberkulosis tidak hanya berfokus pada keberhasilan pengobatan medis pasien, tetapi juga wajib didukung oleh lingkungan tempat tinggal yang sehat. Rumah layak huni dengan sanitasi dan ventilasi yang baik adalah benteng pertahanan utama untuk memutus rantai penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar," tegas Andi Jefrianto.


Melalui integrasi program kesehatan dan perumahan ini, Pemkab Sinjai optimistis kualitas hidup masyarakat akan meningkat secara signifikan. Langkah progresif ini diharapkan mampu menginspirasi daerah lain demi mewujudkan target besar Indonesia Bebas Tuberkulosis. (Ads)