![]() |
| Rakor Pengaktifan Operasional Public Safety Center (PSC) 119 di Aula Pertemuan Dinkes Sinjai |
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai bergerak cepat dalam memperkuat sistem penanggulangan gawat darurat bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Pengaktifan Operasional Public Safety Center (PSC) 119 di Aula Pertemuan Dinkes Sinjai, Rabu (22/07/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 37 peserta yang terdiri dari para koordinator PSC Puskesmas serta anggota PSC dari berbagai wilayah Puskesmas sasaran.
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut nyata atas implementasi Permenkes Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Selain itu, penguatan ini juga mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 30 Tahun 2019 tentang Jamkesda Plus, yang secara khusus memayungi ruang lingkup PSC, kunjungan Home Visit Home Care (HVHC), hingga penyediaan rumah singgah bagi pasien rujukan.
Hadir langsung memberikan arahan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pengaktifan operasional PSC 119 merupakan pilar penting dalam mendongkrak mutu pelayanan kegawatdaruratan di Bumi Panrita Kitta.
"Sinergi yang solid antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, dan seluruh jejaring pelayanan kesehatan adalah kunci utama. Kita harus mampu menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan efektif, tetapi juga mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Andi Jefrianto.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), serta Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan yang sekaligus menjabat sebagai Penanggung Jawab PSC Kabupaten Sinjai.
Dalam sesi teknis, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan selaku Penanggung Jawab PSC membedah secara rinci mekanisme operasional di lapangan. Pembahasan meliputi, Mekanisme pelaporan yang cepat, Alur komunikasi yang terintegrasi, Koordinasi antarfasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), serta Kesiapsiagaan penuh petugas dalam menangani kondisi darurat.
Tidak sekadar mendengarkan paparan, para peserta rakor juga terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif untuk memetakan kendala riil di lapangan, sekaligus merumuskan solusi taktis guna penguatan sistem PSC di wilayah kerja masing-masing.
Melalui rakor ini, seluruh koordinator PSC Puskesmas diharapkan memiliki kesamaan persepsi dan komitmen kuat terkait tata kelola operasional PSC 119. Target utamanya jelas: pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Sinjai ke depan berjalan lebih optimal, terkoordinasi, dan mampu memberikan respons secepat kilat demi menyelamatkan nyawa masyarakat. (Red)


