![]() |
| Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Bekali Siswa SD Keterampilan Pertolongan Pertama Melalui Program PINTAR |
BERITABERSATU.COM, SIDRAP – Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Gelombang 116 melaksanakan program kerja individu bertajuk PINTAR (Pelatihan Interaktif Nilai Tanggap Aksi dan Respon Darurat) di SD Negeri 1 Tonronge, Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Kamis (23/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Tonronge dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang.
Program PINTAR diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama pada anak usia sekolah. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN, siswa SD Negeri 1 Tonronge memiliki tingkat aktivitas yang tinggi, baik saat mengikuti pembelajaran maupun ketika bermain bersama teman. Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak memiliki risiko mengalami cedera ringan maupun keadaan darurat sederhana yang dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, pembekalan mengenai pertolongan pertama menjadi penting agar siswa mampu memberikan respons awal yang tepat terhadap kondisi darurat sebelum memperoleh penanganan lebih lanjut.
Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi penanganan pingsan, mimisan, tersedak (choking), serta luka gores atau lecet. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media edukasi yang mudah dipahami oleh siswa, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung sehingga peserta dapat mempraktikkan setiap teknik pertolongan pertama yang telah dipelajari.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah kegiatan berlangsung. Antusiasme siswa juga terlihat selama proses pembelajaran, di mana seluruh peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mampu mempraktikkan kembali langkah-langkah pertolongan pertama sesuai materi yang telah diberikan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan mengenali situasi darurat dan memberikan pertolongan pertama yang benar diharapkan dapat menumbuhkan sikap tanggap, peduli, serta meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam membantu teman maupun melakukan penanganan awal terhadap diri sendiri apabila terjadi keadaan darurat ringan.
Salah satu mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Gelombang 116 menyampaikan, "Melalui program PINTAR, kami berharap adik-adik memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara tepat dan aman. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk membantu teman, keluarga, maupun diri sendiri ketika menghadapi situasi darurat sehari-hari."
Program PINTAR diharapkan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam meningkatkan literasi kesehatan dan membangun budaya kesiapsiagaan sejak usia sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, peduli, dan responsif terhadap kondisi darurat. (**)


