Lewat Program 'LENTERA', Mahasiswa KKN Unhas Sulap Desa Tonrong Rijang Melek Layanan Kesehatan Digital -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Lewat Program 'LENTERA', Mahasiswa KKN Unhas Sulap Desa Tonrong Rijang Melek Layanan Kesehatan Digital

Berita Bersatu
23 Juli 2026

Program Kegiatan LENTERA (Literasi dan Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN bagi Masyarakat) 


BERITABERSATU.COM, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk LENTERA (Literasi dan Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN bagi Masyarakat) sebagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan berbasis teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Rabu (22/7), dan diikuti oleh 51 peserta yang terdiri atas masyarakat Desa Tonrong Rijang.


Program kerja ini dipaparkan oleh Aulia Nurul Infari, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin selaku penanggung jawab program kerja individu. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai BPJS Kesehatan dan aplikasi Mobile JKN. Setelah sesi edukasi dan pendampingan selesai, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah menerima materi.


Dalam pemaparannya, Aulia menjelaskan mengenai pengertian BPJS sebagai badan hukum publik penyelenggara jaminan sosial, jenis-jenis BPJS yang terdiri atas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta pengenalan Mobile JKN sebagai aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengakses berbagai layanan kesehatan secara digital melalui telepon pintar. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan Mobile JKN karena mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, mengurangi kebutuhan datang langsung ke kantor BPJS, menghemat waktu, serta dapat diakses kapan saja.


Pada sesi berikutnya, peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur utama Mobile JKN, seperti kartu JKN digital, antrean online, riwayat pelayanan kesehatan, hingga informasi iuran. Tim KKN juga memberikan demonstrasi dan pendampingan langsung mengenai langkah-langkah mengunduh aplikasi melalui Play Store atau App Store, proses registrasi akun menggunakan NIK, tanggal lahir, alamat email, nomor telepon aktif, pembuatan kata sandi, hingga verifikasi menggunakan kode OTP. Pendampingan ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami manfaat Mobile JKN, tetapi juga mampu mengoperasikan aplikasi tersebut secara mandiri.


Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Masyarakat aktif mengajukan pertanyaan terkait penggunaan berbagai fitur Mobile JKN, seperti pendaftaran antrean online, pengecekan status kepesertaan, hingga informasi iuran. Diskusi interaktif tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan kesehatan digital yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.


Melalui program LENTERA, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Tonrong Rijang semakin memahami pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan sehingga akses terhadap layanan JKN menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. 


Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, serta Tujuan 4 (Quality Education) melalui pemberian edukasi yang meningkatkan literasi kesehatan dan literasi digital masyarakat. Dengan meningkatnya pemanfaatan Mobile JKN, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih optimal sekaligus mendukung transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia.