Gagas Kemitraan Digital, Tim Mannennungeng Buka Akses Teknologi Bagi Petani Bone -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Gagas Kemitraan Digital, Tim Mannennungeng Buka Akses Teknologi Bagi Petani Bone

Berita Bersatu
03 Juli 2026

 

Tim Mannennungeng Buka Akses Teknologi bagi Petani Bone


BERITABERSATU.COM, BONE -- Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin menginisiasi pertemuan dengan platform pertanian digital, Maxxi Tani, guna membuka akses teknologi dan pendampingan usaha bagi petani binaan di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian cerdas melalui kemitraan lintas sektor.


Dalam pertemuan tersebut, tim yang dikomandoi Fadel Muhammad S. dan Aydil Fitra Mulya memaparkan program "Mannennungeng: Smart Hydro Loop" yang tengah berjalan di desa tersebut. Mereka menyoroti kebutuhan petani akan akses terhadap alsintan, pendampingan teknis, serta digitalisasi guna menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen.


Baharuddin, S.P., perwakilan Maxxi Tani, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menjalin kerja sama. Ia menawarkan skema penyediaan alat pertanian, pestisida, pendampingan teknis, hingga opsi pembayaran setelah panen. Menurutnya, program ini memiliki prospek baik dan perusahaannya siap mendampingi petani secara menyeluruh dari awal hingga akhir masa tanam.


Fadel Muhammad S. menyambut baik respons positif tersebut. Ia menilai kemitraan ini akan memperluas akses petani terhadap teknologi yang selama ini sulit dijangkau. Aydil Fitra Mulya menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari visi organisasi untuk menghadirkan solusi nyata berbasis pemberdayaan. 


Sementara itu, dosen pendamping Muh. Adnan Kasogi menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.


Audiensi ini menjadi salah satu rangkaian program Mannennungeng yang bertujuan memperluas akses petani binaan terhadap teknologi dan pasar. Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan petani di Kajaolaliddong dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengelola usaha taninya. (**)