![]() |
pemasangan tanda bahaya di berbagai titik instalasi dan jaringan listrik di sekitar wilayah Kabupaten Pinrang. |
BERITANERSATU.COM, PINRANG – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan (K2), Kantor PT PLN (Persero) ULP Pekkabata secara masif melakukan edukasi langsung kepada masyarakat. Salah satu langkah preventif yang gencar dilakukan saat ini adalah pemasangan tanda bahaya di berbagai titik instalasi dan jaringan listrik di sekitar wilayah Kabupaten Pinrang.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi mengingat jaringan listrik menyimpan potensi bahaya besar jika tidak disikapi dengan kewaspadaan tinggi. Melalui pemasangan rambu peringatan ini, PLN ingin mengetuk kesadaran masyarakat agar tidak mendekati, menyentuh, apalagi melakukan aktivitas berisiko tinggi di dekat aset kelistrikan.
Pemasangan tanda bahaya ini diharapkan menjadi pengingat visual bagi warga Pinrang akan pentingnya menjaga jarak aman dari instalasi listrik. Selain itu, PLN juga mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain di area yang rawan, seperti di bawah jaringan kabel atau di dekat gardu listrik.
"Keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya tugas PLN, melainkan tanggung jawab kita bersama. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan andal," ungkap perwakilan pihak PLN.
Selain mematuhi rambu-rambu yang ada, masyarakat Pinrang juga diajak untuk menjadi 'mata dan telinga' bagi keselamatan lingkungan mereka. Jika melihat ada pohon yang mendekati kabel listrik, kabel yang terkelupas, atau instalasi yang tampak rusak dan berpotensi memicu gangguan, warga diimbau untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan resmi PLN.
Mari kita saling menjaga. Patuhi setiap tanda peringatan yang terpasang, hindari aktivitas berisiko di sekitar jaringan, dan selalu utamakan keselamatan. Karena bagaimanapun, Keselamatan Ketenagalistrikan adalah Prioritas Kita Bersama. (**)


