Cegah Bahaya, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Lakukan Pengeprasan Pohon di Jalan Panarukan-Kepanjen -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Cegah Bahaya, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Lakukan Pengeprasan Pohon di Jalan Panarukan-Kepanjen

Berita Bersatu
17 Juli 2026

 Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Lakukan Pengeprasan Pohon di Jalan Panarukan-Kepanjen


MALANG, BB -  Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang melaksanakan kegiatan pengeprasan pohon yang berpotensi membahayakan di sepanjang ruas Jalan Panarukan menuju Kepanjen, Jumat (17/7/2026).

 

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi beberapa pohon besar yang tumbuh di pinggir jalan, sebagian memiliki cabang yang sudah rapuh, tumbuh menjulang ke atas badan jalan, atau akarnya mulai mengganggu konstruksi jalan serta saluran drainase. 


Terlebih saat ini musim angin kencang rawan pohon atau dahan tumbang, risiko cabang atau bahkan pohon tumbang semakin tinggi dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun menghambat arus lalu lintas.

 

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menyampaikan bahwa pengeprasan dilakukan secara selektif dan mengikuti prosedur keselamatan kerja. 


"Kami tidak menebang sembarangan, melainkan memangkas cabang yang menjorok ke jalan, rapuh, atau mengganggu ketinggian bebas jalan agar kendaraan dapat lewat dengan aman. Hal ini juga bertujuan agar petugas dapat memantau kondisi kesehatan pohon secara berkala," ujarnya.

 

Masih kata Khairul ",Petugas juga memasang rambu peringatan dan mengatur lalu lintas selama kegiatan berlangsung untuk menghindari kemacetan maupun kecelakaan kerja. Kegiatan ini diharapkan selesai dalam waktu satu hari dan dilanjutkan dengan pembersihan sisa ranting dari badan jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan,"pungkasnya.

 

Pihak Dinas PU Bina Marga juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di lokasi kegiatan serta melaporkan jika menemukan pohon yang berpotensi membahayakan di pinggir jalan melalui saluran pengaduan resmi dinas. 


"Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan rutin di seluruh ruas jalan kabupaten," tambahnya. (Yanti)