Kawal Keselamatan Daerah, Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman Tegaskan Pentingnya Sinergi Atasi Karhutla -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kawal Keselamatan Daerah, Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman Tegaskan Pentingnya Sinergi Atasi Karhutla

Berita Bersatu
11 Agustus 2026

Apel Gelar Pasukan Kesiapan Karhutla di Halaman Kantor Bupati Lama


BERITABERSATU.COM, SINJAI – Menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah ancaman kemarau ekstrem, Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Karhutla di Halaman Kantor Bupati Lama, Selasa (11/8/2026).


Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, sebagai bentuk dukungan penuh pihak legislatif terhadap langkah-langkah antisipatif Pemkab Sinjai dalam melindungi wilayah dan masyarakat dari dampak Karhutla.


Apel dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang menegaskan bahwa kesiapsiagaan sejak dini merupakan kunci utama untuk meminimalkan risiko bencana.


"Apel gelar ini merupakan bentuk pengecekan atas kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan," tegas Hj. Ratnawati Arif di hadapan peserta apel.


Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyoroti fenomena El Nino yang dapat berdampak signifikan pada wilayah Sulawesi Selatan. Perubahan pola curah hujan dan siklus hidrologis berpotensi memperpanjang musim kemarau menjadi lebih kering dari biasanya, sehingga meningkatkan risiko kekeringan ekstrem dan memicu Karhutla.


Oleh karena itu, penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi terpadu antara Pemkab, TNI, Polri, BPBD, pihak swasta, hingga peran aktif masyarakat.


"Apabila terdeteksi adanya indikasi kebakaran, respons cepat (quick response) harus segera dilakukan dengan mengerahkan personel, peralatan pemadaman, serta memastikan ketersediaan sumber air di lokasi kejadian," lanjutnya.


Untuk memastikan penanganan berjalan optimal di lapangan, Bupati Sinjai menginstruksikan tujuh langkah prioritas yang wajib dilaksanakan seluruh personel dan instansi terkait, Memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga dan instansi daerah, Gencarkan sosialisasi pembukaan dan pengolahan lahan tanpa membakar (PLTB), Pengecekan titik panas (hotspot) dan tindakan pemadaman dini secara cepat, Meningkatkan pemantauan dan patroli rutin di area rawan kebakaran, Membentuk posko terpadu siaga Karhutla, Mengefektifkan penegakan sanksi administratif bagi pelanggar, dan Mengedukasi masyarakat secara masif terkait bahaya dan pencegahan Karhutla.


Kegiatan apel ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Sinjai, Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, para Kepala Perangkat Daerah, serta pejabat pemerintah lainnya yang berkomitmen penuh menjaga Sinjai tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Adv)