Brimob Polda Sulsel Gandeng Indonesia Sehat Jiwa, Hadirkan Pojok Curhat untuk Personel dan Masyarakat -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Brimob Polda Sulsel Gandeng Indonesia Sehat Jiwa, Hadirkan Pojok Curhat untuk Personel dan Masyarakat

Berita Bersatu
06 Agustus 2026


Brimob Polda Sulsel Gandeng Indonesia Sehat Jiwa Hadirkan Pojok Curhat untuk Personel dan Masyarakat


MAKASSAR, BB – Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan bersama organisasi Indonesia Sehat Jiwa resmi meluncurkan Pojok Curhat Indonesia Sehat Jiwa di Klinik Teratai Sat Brimob Polda Sulsel, Kamis (6/8/2026). Program tersebut dihadirkan sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan mental bagi personel Brimob, keluarga besar Polri, hingga masyarakat umum.


Peluncuran yang berlangsung di Klinik Teratai Sat Brimob Polda Sulsel itu dihadiri Kasi Kesjas, Ketua Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini, S.Kom., M.M. beserta jajaran pengurus dan relawan, serta personel Satuan Brimob Polda Sulsel.


Dalam sambutan yang dibacakan Kasubag Renmin mewakili Dansat Brimob Polda Sulsel, disampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan mental, terutama bagi personel yang kerap bertugas pada operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) maupun penanggulangan bencana.


Menurutnya, selain menghadapi risiko fisik, personel di lapangan juga rentan mengalami tekanan psikologis, demikian pula masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, kehadiran layanan pendampingan psikologis dinilai menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.


"Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan trauma healing yang dibutuhkan setelah penanganan bencana. Selain itu, Brimob juga dapat berkontribusi dalam memberikan edukasi kesehatan mental serta pencegahan bullying bagi pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA," ujar Kasubag Renmin saat membacakan sambutan Dansat Brimob Polda Sulsel.


Selain memberikan layanan konseling, sinergi tersebut juga akan diperluas melalui kegiatan edukasi kesehatan mental di lingkungan pendidikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa sejak usia dini sekaligus mencegah perundungan di sekolah.


Di kesempatan yang sama, Ketua Indonesia Sehat Jiwa, Sofia Ambarini, S.Kom., M.M., mengatakan organisasinya berkomitmen membangun budaya peduli kesehatan mental melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, dukungan dari Satuan Brimob Polda Sulsel menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan yang berkelanjutan.


"Kami mengapresiasi Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah menyiapkan personel sebagai tenaga konselor serta sarana dan prasarana untuk mendukung berbagai kegiatan Indonesia Sehat Jiwa. Sinergi ini diharapkan memberi manfaat yang luas bagi personel maupun masyarakat," kata Sofia.


Ia menjelaskan, Pojok Curhat akan menyediakan layanan konsultasi psikologi yang didukung tenaga konselor, psikolog, hingga psikiater. Seluruh layanan dipusatkan di Klinik Teratai Sat Brimob Polda Sulsel di kawasan Pabaeng-baeng, Makassar, sehingga dapat dimanfaatkan oleh personel maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.


Prosesi peluncuran ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Satuan Brimob Polda Sulsel dan Indonesia Sehat Jiwa, dilanjutkan dengan peninjauan ruang Pojok Curhat serta foto bersama seluruh peserta kegiatan.


Usai seremoni, program langsung diimplementasikan melalui sesi konseling perdana terhadap empat personel Brimob dan seorang anggota Bhayangkari. Kegiatan tersebut menjadi awal operasional layanan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan di Klinik Teratai.


Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara institusi kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam memperluas akses layanan kesehatan mental. Selain mendukung pemulihan trauma pascabencana, program tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh dan perlu mendapatkan perhatian yang sama dengan kesehatan fisik.(*)


Laporan : Suparman Warium