Proyek Pelebaran Jalan Raya Kidal-Tumpang Telah Berjalan, Alat Berat Sudah Lakukan Pengerukan Sisi Jalan -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Proyek Pelebaran Jalan Raya Kidal-Tumpang Telah Berjalan, Alat Berat Sudah Lakukan Pengerukan Sisi Jalan

Berita Bersatu
07 Juli 2026

Proyek Pelebaran Jalan Raya Kidal-Tumpang


MALANG, BB -  Upaya peningkatan aksesibilitas dan penanganan pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Malang semakin nyata. Proyek pelebaran Jalan Raya Kidal yang menghubungkan kawasan Kecamatan Tumpang dengan sekitarnya secara resmi telah memasuki tahap pengerjaan fisik. 


Mulai beberapa ini, sejumlah alat berat terlihat aktif melakukan pengerukan dan pembersihan sisi jalan untuk persiapan perlebaran lajur dengan metode beton cor.

 

Kegiatan ini terlihat jelas di sepanjang ruas jalan utama yang melintasi wilayah desa Kidal, Kecamatan Tumpang. 


Unit ekskavator dan alat berat lainnya telah beroperasi , Mengeruk sisi jalan,membersihkan semak belukar, meratakan tanah sisi jalan, serta menata batas lahan yang akan dijadikan bagian jalan yang lebih lebar. 


Petugas pengawas lapangan juga terlihat memantau jalannya pengerjaan agar tetap berjalan sesuai rencana teknis yang telah ditetapkan.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina dan Marga (PUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma memberikan keterangan terkait pelaksanaan proyek tersebut.

 

"Kami mengerti bahwa Jalan Raya Kidal-Tumpang merupakan urat nadi penting bagi warga di wilayah Tumpang, sekitarnya, maupun wisatawan yang menuju sejumlah destinasi di kawasan ini. Seiring bertambahnya jumlah kendaraan setiap tahun, kapasitas jalan yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai, sehingga sering terjadi kemacetan, terutama di jam sibuk dan musim liburan," ujarnya Selasa (7/7/2026).

 

Ia menjelaskan bahwa pelebaran ini nantinya akan menambah lebar jalan dari sebelumnya sekitar kurang lebih 5 meter menjadi 6 /7 meter, sehingga memiliki dua lajur yang lebih nyaman dan aman untuk dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. 


Selain itu, proyek juga mencakup penataan saluran air di sisi jalan untuk mencegah genangan saat musim hujan, serta pemasangan marka jalan yang lebih jelas.

 

"Tahap pengerukan dan pembersihan sisi jalan yang sedang berlangsung itu awal di kerjakam hari Kamis tanggal (2/7) kemarin , dan itu adalah langkah awal untuk memastikan batas lahan jalan sudah bersih dan siap untuk pembangunan badan jalan baru dengan metode cor. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak pelaksana serta desa dan kami ucapkan terima kasih atas pengertian serta dukungan yang diberikan selama proses ini,dan sekarang proses pengeringan cor " tambahnya.

 

Kepala Dinas PUBM yang akrab disapa Oong ini  juga menyampaikan target penyelesaian serta harapan dari proyek ini.


 "Kami menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan pelebaran dan penataan jalan ini dapat selesai dalam beberapa waktu ke depan, dengan catatan cuaca mendukung dan proses berjalan lancar. Nantinya diharapkan akses perjalanan menjadi lebih lancar, risiko kecelakaan dapat ditekan, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Tumpang dan sekitarnya."

 

Sementara itu, beberapa warga setempat menyambut baik pelaksanaan proyek ini, meskipun mengakui adanya sedikit gangguan sementara saat berlangsungnya pengerjaan. 


"Kami senang jalan ini akhirnya diperlebar, karena sering sekali karena sempit terjadi kecelakaan , Meskipun sekarang kadang harus antre melewati area alat berat, kami sabar demi hasil yang lebih baik nanti," ujar Bapak Slamet, warga Kidal yang beraktivitas di sekitar lokasi.

 

Pihak Dinas PUBM juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di lokasi proyek untuk tetap waspada, mematuhi petunjuk pengalihan lalu lintas yang ada, serta menaati arahan petugas lapangan demi keselamatan bersama selama masa pengerjaan berlangsung. (Yanti)