![]() |
| Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Nur Rahmat Sinjai |
BERITABERSATU.COM, SINJAI -- Setelah menanti selama hampir empat dekade tanpa sentuhan renovasi besar, Masjid Nur Rahmat yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Biringere, akhirnya mulai bersiap bersolek. Pada Senin (12/01/2026) sore, suasana khidmat menyelimuti area masjid saat Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, hadir bersama suaminya, H. Guntur Toppo, untuk meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya babak baru pembangunan rumah ibadah tersebut.
Langkah renovasi ini diambil bukan tanpa alasan. Masjid yang lokasinya sangat strategis di depan Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) ini kerap kali kewalahan menampung jamaah. Ketua Panitia Pembangunan, H. Andi Mulawangsa Mappakalu, mengungkapkan betapa mendesaknya perluasan ini mengingat kapasitas masjid yang sudah tidak relevan dengan pertumbuhan warga dan mahasiswa.
“Masjid ini sudah hampir 40 tahun dan tidak pernah direnovasi. Jemaah semakin membludak, terutama saat salat Jumat, sudah tidak bisa lagi menampung semua jemaah,” ungkapnya dengan nada penuh harap.
Kondisi tersebut semakin terasa ketika gedung auditorium di seberang jalan mengadakan acara besar, di mana arus jamaah yang masuk ke masjid melonjak tajam. Oleh karena itu, panitia telah merancang bangunan baru yang lebih megah dengan konsep dua lantai. Proyek ambisius ini diperkirakan menelan anggaran lebih dari Rp3 miliar dan ditargetkan akan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu paling lambat dua tahun.
Bupati Hj. Ratnawati Arif dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya melihat kekompakan warga Biringere. Baginya, pembangunan ini adalah potret nyata ketulusan hati masyarakat dalam menjaga syiar Islam. “Kehadiran para jemaah, pemerhati, serta seluruh masyarakat dalam rencana pembangunan renovasi ini menunjukkan ketulusan hati untuk memulai merenovasi masjid ini,” tuturnya di hadapan para tokoh agama dan pejabat yang hadir.
Lebih jauh, Bupati perempuan pertama di Sinjai ini menitipkan pesan agar masjid ini nantinya tidak hanya berdiri sebagai monumen fisik yang megah, tetapi juga menjadi jantung kegiatan positif bagi warga sekitar. “Ini tentu menjadi sarana peningkatan kualitas ibadah dan diharapkan berguna untuk berbagai aktivitas sosial, tidak hanya sebagai tempat salat saja,” tambah Bupati Ratnawati.
Acara peletakan batu pertama ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para tokoh penting daerah. Terlihat hadir mantan Anggota DPRD Sinjai Hj. Nurbaya Toppo, Rektor UMSi Prof. Umar Congge, Camat Sinjai Utara Agus Salam, hingga Lurah Biringere A. Mudzil Djalil Asapa. Kehadiran mereka seolah menegaskan bahwa renovasi Masjid Nur Rahmat adalah hajat besar bersama untuk menciptakan pusat peradaban yang lebih baik di jantung Kecamatan Sinjai Utara. (*#)


