![]() |
| Kerukunan Keluarga Bulukumba Luwu Utara Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Provinsi Luwu Raya |
BERITABERSATU.COM, LUWU UTARA – Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) Kabupaten Luwu Utara menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen warga perantau asal Kabupaten Bulukumba yang menetap dan beraktivitas di wilayah Luwu Utara.
Pernyataan sikap itu disampaikan langsung oleh Ketua KKB Kabupaten Luwu Utara, Drs. Muh. Kasrum, M.Si, kepada pimpinan Media, Syamsiar Syam, pada Rabu (13/1/2026).
Muh. Kasrum menegaskan bahwa Provinsi Luwu Raya sangat layak untuk dimekarkan dan berdiri sebagai daerah otonom baru. Menurutnya, wilayah tersebut telah memenuhi berbagai persyaratan, baik dari aspek geografis, potensi sumber daya alam, maupun kesiapan masyarakat.
“Kami dari Kerukunan Keluarga Bulukumba sangat mendukung pembentukan Provinsi Luwu Raya. Wilayah Luwu Raya sangat cocok dan layak untuk berdiri sebagai provinsi sendiri,” ujar Muh. Kasrum.
Ia menjelaskan bahwa Luwu Raya memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan beragam, sehingga diyakini mampu menopang kemandirian ekonomi daerah apabila menjadi provinsi tersendiri.
“Potensi Luwu Raya sangat besar, mulai dari sektor pertambangan, pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, kehutanan, energi dan sumber daya air, hingga pariwisata. Ini menjadi modal kuat bagi kemandirian daerah,” jelasnya.
Sikap serupa juga disampaikan oleh Sekretaris KKB Kabupaten Luwu Utara, Drs. H. Zaenal, MM. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan sikap resmi organisasi dan aspirasi kolektif seluruh anggota KKB.
“Kami dari Kerukunan Keluarga Bulukumba Kabupaten Luwu Utara mendukung penuh pembentukan Provinsi Luwu Raya,” tegas Zaenal.
Dukungan dari KKB menambah daftar panjang elemen masyarakat yang menyatakan sikap serupa. Keterlibatan berbagai paguyuban, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lintas daerah dinilai semakin memperkuat aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya yang selama ini terus diperjuangkan oleh masyarakat setempat. (Kaisar)


