![]() |
| Kerja Bakti Massal, Warga Kelurahan Lonrae Bersihkan Masjid dan Saluran Air |
Beritabersatu.com, Bone – Warga Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, melaksanakan kerja bakti massal pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita hingga hampir pukul 09.00 Wita tersebut difokuskan pada pembersihan halaman Masjid Abbasiyah di Lingkungan Bene serta sejumlah saluran air di empat lingkungan.
Kerja bakti ini melibatkan warga dari Lingkungan Bene, Lingkungan Lonrae, Lingkungan Doajeng, dan Lingkungan Benteng. Selain membersihkan halaman masjid, warga juga bergotong royong membersihkan selokan dan saluran air guna mencegah terjadinya genangan serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Kelurahan Lonrae bersama keempat Kepala Lingkungan dari masing-masing wilayah, sebagai bentuk dukungan dan keterlibatan langsung pemerintah kelurahan dalam mendorong partisipasi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan dalam menumbuhkan kembali semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, khususnya di wilayah permukiman padat penduduk.
Menurut Kepala Kelurahan Lonrae, Ramlah Hardiyanti, S.Sos., kerja bakti ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kerja bakti ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kepedulian warga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga dan para kepala lingkungan yang hadir dan terlibat langsung sejak pagi hari. Partisipasi tersebut dinilai mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
Dengan terlaksananya kerja bakti ini, Pemerintah Kelurahan Lonrae berharap kebersihan lingkungan tetap terjaga serta mampu mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat, aman, dan harmonis.
Laporan : Suparman Warium


