![]() |
| KKRD Luwu Utara Tagih Pembentukan Provinsi Luwu Raya |
BERITABERSATU.COM, LUWU UTARA — Momentum Napak Tilas Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 dimanfaatkan berbagai elemen masyarakat untuk kembali menyuarakan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Salah satunya datang dari Kerukunan Keluarga Rampi Daratan (KKRD) Luwu Utara yang secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap pemekaran tersebut.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Ketua KKRD Luwu Utara, Adam Didores saat kegiatan Napak Tilas HPRL ke-80 yang digelar pada Kamis, 23 Januari 2026. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan kebutuhan yang bersifat absolut bagi masyarakat Luwu Raya.
“Provinsi Luwu Raya bukan sekadar keinginan untuk pisah atau mandiri dari Sulawesi Selatan. Ini adalah kebutuhan. Luwu Raya memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat mumpuni untuk mengelola kebutuhan daerahnya sendiri,” ujarnya, di Monumen Masamba Affair Kabupaten Luwu Utara pada Jumat (23/01/2026)
Ia menambahkan, seluruh pengurus dan anggota KKRD Luwu Utara sepakat mendukung penuh perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KKRD Luwu Utara juga menanggapi pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan yang menyebutkan bahwa Rampi sebaiknya keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, pernyataan tersebut sangat disayangkan dan melukai perasaan masyarakat Rampi.
“Kami ini adalah suku yang mendiami pelosok Luwu Utara dan turut ambil bagian dalam pergolakan sejarah masa lampau. Sangat kami sayangkan jika pernyataan seperti itu justru dilontarkan oleh petinggi Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat Rampi adalah bagian sah dari NKRI dan memiliki kontribusi sejarah dalam perjuangan bangsa, khususnya di Tanah Luwu. Pernyataan dukungan tersebut pun ditutup dengan seruan semangat perjuangan yang menggema di lokasi kegiatan.
“Merdeka!” serunya, saat dijumpai di kegiatan Napak Tilas HPRL ke-80. (Kaisar)


