UMSi dan Pemkab Bulukumba Sepakati Kolaborasi Strategis Dalam Peningkatan Kualitas SDM -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

UMSi dan Pemkab Bulukumba Sepakati Kolaborasi Strategis Dalam Peningkatan Kualitas SDM

Berita Bersatu
31 Desember 2025

MoU UMSi dan Pemkab Bulukumba


BERITABERSATU.COM, BULUKUMBA – Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Prosesi penandatanganan tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (31/12/2025).


Kerja sama ini memfokuskan pada penguatan empat pilar utama, yakni bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Bulukumba.


Rektor UMSi Prof. Umar Congge menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret universitas dalam mengambil peran dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Melalui MoU ini, kami berharap sinergi antara UMSi dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dapat memberikan dampak nyata, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat melalui riset-riset yang aplikatif," ujar Rektor UMSi dalam keterangan resminya.


Bupati Bulukumba menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti UMSi sangat diperlukan untuk mendukung efektivitas program pemerintah melalui pendekatan ilmiah dan inovasi.


"Kami mengapresiasi peran perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah. Kolaborasi ini penting untuk mendorong inovasi, riset terapan, serta penguatan kapasitas aparatur dan masyarakat kita ke depan," tegas Bupati Bulukumba.


Penandatanganan yang dilakukan tepat di penghujung tahun ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk memulai tahun 2026 dengan program-program kerja nyata. Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial administratif, melainkan berlanjut pada aksi lapangan yang mampu menjawab tantangan sosial dan ekonomi di Kabupaten Bulukumba. (**)