![]() |
| BRI Sinjai dan RSUD Sinjai Teken PKS Pengelolaan Keuangan |
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Mengakhiri tahun 2026 dengan aksi korporasi strategis, BRI Branch Office (BO) Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai. Kolaborasi ini difokuskan pada optimalisasi pengelolaan keuangan dan penguatan literasi finansial bagi seluruh civitas hospitalia RSUD Sinjai.
Bertempat di Restoran Kaytama, Kabupaten Sinjai, Rabu (31/12), penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Sinjai, HM Dandy Wardana, dan Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anis.
Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih transparan dan efisien di lingkungan rumah sakit. Pemimpin Cabang BRI Sinjai, HM Dandy Wardana, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari dukungan BRI terhadap institusi layanan publik agar memiliki tata kelola keuangan yang lebih modern.
"Kami hadir bukan hanya sebagai mitra perbankan, tetapi sebagai solusi bagi kebutuhan institusi. Sinergi ini merupakan kelanjutan dari hubungan harmonis yang telah terjalin selama lebih dari lima tahun," ujar Dandy dalam sambutannya.
Kesepakatan ini mencakup beberapa poin strategis yang akan segera diimplementasikan, di antaranya:
Integrasi Sistem Keuangan: Penggunaan solusi perbankan digital untuk operasional rumah sakit yang lebih aman dan terukur.
Program Literasi Keuangan: Edukasi manajemen finansial bagi tenaga medis dan staf RSUD agar lebih cakap dalam mengelola aset pribadi maupun profesional.
Inklusi Keuangan: Memperluas akses layanan perbankan BRI yang cepat dan mudah bagi seluruh pegawai.
Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anis, menyambut baik penguatan kolaborasi ini. Ia berharap dukungan dari BRI dapat meningkatkan efektivitas kinerja internal rumah sakit, sehingga fokus utama dalam melayani kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Melalui kemitraan strategis ini, BRI BO Sinjai terus membuktikan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan di daerah serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan sektor layanan publik. (**)


