![]() |
| perjanjian kerja sama lintas sektor |
BERITABERSATU.COM, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai mengambil langkah maju dalam dunia pendidikan anak usia dini. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama lintas sektor, sebuah strategi ambisius untuk mencapai target 70% satuan PAUD di Sinjai menjadi PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).
Acara bersejarah ini digelar di TK Negeri Pembina Sinjai Utara, jumat (1/8/2025) yang juga merupakan salah satu model PAUD HI, dengan nama "PEMBINA" (Pemenuhan Kebutuhan Esensial Anak).
Kepala Disdik Sinjai, Irwan Suaib, menegaskan bahwa target ini tidak hanya sekadar angka, melainkan komitmen nyata. "Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat bersama OPD terkait dan organisasi mitra, kami yakin dapat mewujudkan 70% dari 329 satuan PAUD di Sinjai menjadi PAUD HI," tegas Irwan.
Kerja sama ini melibatkan berbagai instansi penting, termasuk, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, serta organisasi profesi guru seperti IGTKI dan HIMPAUDI.
Menurut Muhammad Ridwan, Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdik Sinjai, langkah ini didukung oleh regulasi nasional dan daerah yang jelas. "Penandatanganan kerja sama ini menjadi bentuk komitmen bersama lintas sektor dalam mewujudkan satuan PAUD yang mampu memenuhi kebutuhan esensial anak secara simultan, sistematis, dan terintegrasi," jelasnya. Regulasi tersebut mencakup Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2013 dan Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai Nomor 3 Tahun 2033.
Dengan dukungan regulasi, kolaborasi lintas sektor yang solid, dan komitmen tinggi dari semua pihak, Kabupaten Sinjai optimis dapat mewujudkan target 70% PAUD HI, memastikan masa depan generasi muda yang lebih cerah dan terintegrasi. (Adv)


