Ultah Ke- 81 PMI, Plt. Bupati Tulungagung dan Ketua PMI Dorong Penguatan Kemanusiaan dan Profesionalisme -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Ultah Ke- 81 PMI, Plt. Bupati Tulungagung dan Ketua PMI Dorong Penguatan Kemanusiaan dan Profesionalisme

Berita Bersatu
24 September 2026

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad baharudin memberikan sertifikat kepada Pendonor darah aktif sudah 50 kali / (Tri)



BERITABERSATU.COM, TULUNGAGUNG — Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-81 Palang Merah Indonesia, PMI Tulungagung menggelar tasyakuran yang bertempat di aula kantor PMI setempat, jumat (25/9/26).


momentum tersebut sekaligus untuk memperkuat semangat kemanusiaan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah, relawan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.


Peringatan HUT ke-81 PMI kali ini mengusung tema nasional “Peduli, Bergerak, Bersama”. Tema tersebut dinilai memiliki makna penting dalam memperkuat kepedulian sosial dan mendorong aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Plt.Bupati Tulungagung Ahmad baharudin menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi jajaran PMI beserta seluruh relawan yang selama ini hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-81 kepada Palang Merah Indonesia. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian panjang, dedikasi, serta peran strategis yang telah diberikan oleh jajaran PMI dan para relawan dalam membantu masyarakat tanpa memandang perbedaan,” ucap Plt.Bupati.


Menurutnya, tema “Peduli, Bergerak, Bersama” mengandung pesan yang kuat. Kepedulian menjadi awal dari sebuah tindakan, gerakan merupakan wujud nyata, sedangkan kebersamaan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.


Selama 81 tahun perjalanan pengabdiannya, PMI dinilai telah menunjukkan konsistensinya berada di garda terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan. Mulai dari penanganan keadaan darurat dan bencana, krisis kesehatan, pelayanan darah, hingga berbagai kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.


Ahmad baharudin mengingatkan bahwa tantangan kemanusiaan ke depan semakin kompleks. Karena itu, PMI bersama seluruh pemangku kepentingan dituntut tidak hanya bergerak ketika terjadi bencana atau keadaan darurat, tetapi juga membangun kesiapsiagaan sejak dini.


Peningkatan kapasitas relawan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta ketersediaan stok darah yang aman dan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang responsif dan profesional.


Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen seluruh unsur PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.


Tri Hariadi menyampaikan bahwa semangat “Peduli, Bergerak, Bersama” harus diterjemahkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat.


Menurutnya, kepedulian harus terus dibangun dan diwujudkan melalui kerja kemanusiaan yang dilakukan secara konsisten.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarpengurus, relawan, tenaga sukarela, Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), relawan donor darah, serta seluruh unsur yang menjadi bagian dari PMI.


Penguatan kapasitas relawan dan peningkatan profesionalisme menjadi hal penting agar PMI mampu memberikan pelayanan secara cepat dan tepat, khususnya ketika masyarakat menghadapi situasi darurat maupun bencana.


Selain itu, Tri Hariadi mendorong semakin luasnya kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, tugas kemanusiaan tidak dapat dilakukan oleh PMI seorang diri sehingga dukungan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta para pendonor darah sangat dibutuhkan.

(Tri)