Istighosah di Pendopo, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Istighosah di Pendopo, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan

Berita Bersatu
24 September 2026

Istighosah di Pendopo Bupati Tulungagung


BERITABERSATU.COM, TULUNGAGUNG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menggelar istighosah dan doa bersama di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa demi terciptanya ketenteraman, kenyamanan, keamanan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung.


Istighosah dihadiri Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, jajaran pemerintah daerah, para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terlihat sejak rangkaian doa bersama dimulai.


Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tulungagung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memperkuat ikhtiar bersama dalam menjaga kondusivitas daerah.


Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa istighosah bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dengan para ulama serta seluruh lapisan masyarakat.


Menurutnya, doa dan ikhtiar harus berjalan beriringan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sementara dukungan serta doa dari para ulama, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan moral dalam menjalankan pembangunan daerah.


“Melalui istighosah dan doa bersama ini, mari kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kabupaten Tulungagung senantiasa diberikan ketenteraman, keamanan, kenyamanan dan keberkahan. Semoga seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan serta kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Ahmad Baharudin.


Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, serta suasana yang kondusif di tengah kehidupan bermasyarakat. Perbedaan yang ada, menurutnya, hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun Tulungagung secara bersama-sama.


“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Tulungagung agar tetap aman, tenteram dan nyaman. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan seluruh warga sangat diperlukan,” katanya.


Ahmad Baharudin menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat serta landasan spiritual yang kuat.

Karena itu, ia berharap kegiatan keagamaan seperti istighosah dan doa bersama dapat terus menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Semoga doa yang kita panjatkan bersama ini mendapat ridho dari Allah SWT. Mudah-mudahan Tulungagung selalu diberikan kedamaian, masyarakatnya hidup rukun, ekonominya semakin baik, serta seluruh ikhtiar pembangunan yang dilakukan pemerintah mendapat kelancaran,” pungkasnya.


Kegiatan istighosah kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan para kiai dan tokoh agama. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, berharap Kabupaten Tulungagung senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakatnya diberikan kehidupan yang aman, tenteram serta sejahtera.

(Tri)