Panjat Pinang di Tepi Laut Bajoe, Warga Berebut Hadiah hingga Petang -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Panjat Pinang di Tepi Laut Bajoe, Warga Berebut Hadiah hingga Petang

Berita Bersatu
31 Agustus 2026

Lurah Bajoe, Apriadi, S.Sos (tengah pakai topi) bersama Bhabinkamtibmas, Kepala lingkungan, Panitia dan para pemenang lomba panjat pinang. Senin (31/8/2026).


BONE, BB — Suasana semarak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di Lingkungan Appasareng, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Warga menggelar lomba panjat pinang di pinggir laut, Senin (31/8/2026).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah warga, termasuk anak-anak yang tinggal di Kelurahan Bajoe. Berbeda dari lomba panjat pinang pada umumnya, peserta tidak dibagi dalam kelompok atau regu. Mereka berlomba secara individu dengan sistem rebutan, yakni siapa yang mampu mencapai puncak terlebih dahulu berhak mengambil hadiah yang telah disediakan.


Perlombaan berlangsung cukup menegangkan. Hingga sekitar dua jam setelah lomba dimulai, belum ada peserta yang berhasil mencapai bagian atas pohon pinang yang telah dilumuri bahan licin.


Namun, perjuangan peserta akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.00 Wita, seluruh hadiah yang dipasang di atas pohon pinang berhasil diambil peserta.


Lurah Bajoe, Apriadi, S.Sos, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar di kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat lebih dekat dan peduli terhadap lingkungan laut.


Menurutnya, kehidupan masyarakat Bajoe selama ini sangat erat dengan laut. Sebagian warga menjadikan laut sebagai sumber mata pencaharian sehingga kecintaan terhadap laut diharapkan tidak hanya diwujudkan dalam aktivitas mencari nafkah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebersihan dan kelestariannya.


“Termotivasi dengan aktivitas warga pesisir di Kelurahan Bajoe yang hampir tiap saat berada di laut, maka kami berinisiatif mengadakan lomba 17-an panjat pinang di pinggir laut. Tujuannya agar warga bisa mencintai laut, bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga memelihara laut agar tetap bersih dan terjaga,” kata Apriadi.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana hiburan sekaligus membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut.


Dengan konsep sederhana namun berbeda, lomba panjat pinang di tepi laut Bajoe tidak hanya menghadirkan hiburan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir sebagai bagian dari keberlangsungan kehidupan masyarakat setempat.


Laporan : Suparman Warium