![]() |
| Wakil Bupati Malang Dampingi Penilaian Duta Genre 2026 |
MALANG, BB - Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib dipercaya menjadi salah satu anggota dewan juri dalam puncak acara Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Malang Tahun 2026. Ajang bergengsi ini digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (28/7/2026) pagi.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang ini bertujuan menjaring pemuda-pemudi inspiratif untuk menjadi penggerak utama program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana di wilayah Kabupaten Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lathifah menegaskan bahwa gelar Duta Genre bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan sebuah amanah besar untuk menyuarakan isu strategis kependudukan di kalangan generasi muda.
"Generasi muda adalah kunci utama mewujudkan keluarga yang kuat, sejahtera, dan berkualitas di masa depan. Melalui peran Duta Genre, diharapkan para pemuda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan luas tentang kependudukan, kesehatan reproduksi, dan persiapan membangun keluarga yang matang," ujarnya.
Wakil Bupati juga menjelaskan, kehadirannya dalam tim juri bertujuan memastikan terpilihnya Duta Genre yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki visi yang jelas, kemampuan komunikasi yang baik, serta kepedulian nyata terhadap isu-isu kesejahteraan masyarakat.
"Kami mencari sosok yang mampu menjadi teladan dan berani bergerak bersama teman sebayanya untuk menyebarkan pesan positif, mulai dari penundaan usia pernikahan dini hingga perencanaan masa depan keluarga," tambahnya.
Turut hadir memeriahkan kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang yang juga menjabat sebagai Bunda Genre Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang Sari Widiyanti Budiar, Kepala Bakorwil III Malang, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, para Ketua TP PKK Kecamatan, jajaran Dharma Wanita Persatuan, Kepala Perangkat Daerah terkait, para rektor perguruan tinggi, kepala satuan pendidikan menengah, seluruh finalis, serta tamu undangan lainnya.
Diketahui, para finalis yang tampil merupakan putra-putri terbaik yang telah lolos dari berbagai tahapan seleksi yang ketat. Selain berkompetisi memperebutkan gelar Duta Genre, ajang ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian generasi muda terhadap isu kependudukan.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, berprestasi, serta mampu membangun keluarga yang berkualitas," pungkasnya. (Yanti)


