Plt Bupati Tulungagung Buka Rakerwil PERBAMIDA JBNM, Dorong Kepemimpinan Profesional -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Plt Bupati Tulungagung Buka Rakerwil PERBAMIDA JBNM, Dorong Kepemimpinan Profesional

Berita Bersatu
09 Juli 2026

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat sambutan Rakerwil Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Milik Pemerintah Daerah (PERBAMIDA)


BERITABERSATU.COM, TULUNGAGUNG – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, secara resmi membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Milik Pemerintah Daerah (PERBAMIDA) Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku Utara (JBNM), Kamis (9/7/2026).


Kegiatan digelar di Lojika Hotel Tulungagung tersebut dirangkaikan dengan Pelatihan Ambidextrous Leadership 5.0 sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan jajaran pengelola BPR/BPRS milik pemerintah daerah di tengah perubahan industri keuangan yang semakin dinamis.


Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PERBAMIDA, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, S.T., M.M., Plt. Ketua DPW PERBAMIDA JBNM, Syaifullah Asyik, jajaran Direksi PERBAMIDA JBNM, serta menghadirkan narasumber ahli Feri D. Sampurno, S.AP., M.M.


Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema Ambidextrous Leadership 5.0 sangat relevan dengan tantangan kepemimpinan di era digital dan disrupsi saat ini.


Ia menegaskan, pemimpin BPR/BPRS dituntut memiliki kemampuan menjaga stabilitas organisasi sekaligus mampu menghadirkan inovasi dan terobosan baru.


“Pemimpin di era digital harus memiliki kemampuan ganda. Di satu sisi mampu menjaga keberlanjutan lembaga, namun di sisi lain harus berani melakukan inovasi. Fleksibilitas dan ketangguhan harus berjalan beriringan,” ujar Ahmad Baharudin.


Melalui pelatihan tersebut, Plt. Bupati berharap para peserta mampu menyerap ilmu dan keterampilan strategis untuk melahirkan pemimpin BPR/BPRS yang adaptif, visioner, serta mampu membawa lembaganya berkembang menghadapi perubahan zaman.


Selain penguatan sumber daya manusia, Ahmad Baharudin juga menilai Rakerwil PERBAMIDA JBNM menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarwilayah serta menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan daerah.


Menurutnya, PERBAMIDA memiliki peran penting dalam memperkuat keberadaan lembaga keuangan mikro sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.


“PERBAMIDA harus menjadi motor penggerak dalam memperkuat peran lembaga keuangan daerah sebagai pilar inklusi keuangan dan penopang pembangunan masyarakat,” tegasnya.


Ahmad Baharudin optimistis, melalui semangat kolaborasi, profesionalisme, dan penerapan pola kepemimpinan ambidextrous, berbagai tantangan industri keuangan dapat diubah menjadi peluang untuk meningkatkan daya saing BPR/BPRS.


Ia berharap Rakerwil dan pelatihan tersebut menghasilkan gagasan serta program kerja konkret yang memberikan manfaat bagi kemajuan industri BPR/BPRS, khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku Utara. (Tri)