![]() |
| Pemeriksaan Kesehatan Siswa Baru SD Inpres 3/77 Bajoe 2 |
Beritabersatu.com, Bone – Pemeriksaan kesehatan bagi siswa baru mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Inpres 3/77 Bajoe 2, Lingkungan Pao, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pihak sekolah, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik sejak memasuki lingkungan pendidikan.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Tim Kesehatan UPT Puskesmas Bajoe sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan siswa baru sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bajoe Apriadi, S.Sos., M.Si., Kepala UPT Puskesmas Bajoe Marlina, A.Md.Keb., SST., Kepala SD Inpres 3/77 Bajoe 2 Hj. Irawati Nur, S.Pd.SD., Bhabinkamtibmas Kelurahan Bajoe Aiptu Baso Halim, Tim Kesehatan UPT Puskesmas Bajoe, dewan guru, serta para siswa baru SD Inpres 3/77 Bajoe 2.
Lurah Bajoe, Apriadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dalam rangka MPLS merupakan langkah positif untuk memastikan kondisi kesehatan peserta didik sejak awal memasuki dunia sekolah.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi anak-anak. Sinergi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan pemerintah sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal," ujarnya.
Sementara itu, pihak UPT Puskesmas Bajoe menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan promotif dan preventif guna mendukung kesehatan anak usia sekolah, sehingga apabila ditemukan kondisi tertentu dapat segera ditindaklanjuti melalui pelayanan kesehatan yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa baru dapat mengikuti proses pembelajaran dengan kondisi kesehatan yang baik, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat sejak dini. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan tenaga kesehatan diharapkan terus terjalin dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (*)
Laporan : Suparman Warium


