​Gus Fawait Sambangi Lansia di Tanggul, Bukti Nyata Program 'Dokter Pribadi' Homecare Mulai Bergerak -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

​Gus Fawait Sambangi Lansia di Tanggul, Bukti Nyata Program 'Dokter Pribadi' Homecare Mulai Bergerak

Berita Bersatu
28 Juli 2026

 Gus Fawait Kunjungi Lansia Bersaudara di Tanggul, Perkenalkan Layanan Dokter Pribadi Homecare


BERITABERSATU.COM, JEMBER -- Dalam rangkaian kegiatan agenda Bunga Desa yang digelar di Kecamatan Tanggul pada Selasa (28/7), Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyempatkan diri berkunjung ke kediaman dua orang lansia kakak beradik yang hidup sederhana berdua di Dusun Krajan, Desa Tanggul Kulon. Kedua warga tersebut adalah Nenek Sumirus (76 tahun) yang sudah menerima bantuan sosial, serta Nenek Rubiah (80 tahun) yang hingga saat ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun.

 

Kunjungan ini menjadi langkah nyata pertama pasca program layanan kesehatan unggulan Homecare resmi diluncurkan pada Jumat (24/7) lalu di Puskesmas Sumberbaru. Di hadapan kedua lansia dan warga sekitar, Gus Fawait secara rinci menjelaskan makna layanan “dokter pribadi” atau “dokter keluarga” yang disiapkan khusus bagi warga kurang mampu, beserta kelompok yang berhak menerimanya.

 

“Ada lima kategori utama yang menjadi prioritas mendapatkan layanan ini.Pertama lansia tunggal yang tidak memiliki keluarga terdekat, kedua ibu hamil dengan risiko tinggi, ketiga anak yang mengalami stunting, keempat penyandang disabilitas dengan riwayat penyakit sejak lahir, dan kelima warga tidak mampu yang menderita penyakit berkepanjangan,” jelas Gus Fawait.

 

Mekanisme pelayanan berjalan secara bertahap. Petugas kesehatan dari Puskesmas akan mendatangi kediaman warga untuk melakukan pemeriksaan dasar. Jika hasil pemeriksaan dasar menunjukkan indikasi medis yang memadai, pasien akan diberikan obat-obatan yang dibutuhkan. Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, petugas dapat melakukan konsultasi telemedicine dengan dokter umum di Puskesmas, hingga menghubungi dokter spesialis yang bertugas di tiga rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Jember jika kondisi membutuhkan penanganan khusus.

 

Terkait kondisi kedua lansia yang dikunjungi, Nenek Sumirus saat ini sedang mengalami sakit ringan yang akan ditangani secara rutin, sedangkan Nenek Rubiah yang mengalami kelumpuhan kaki sudah lama akan mendapatkan rujukan dan penanganan khusus di rumah sakit.

 

Saat ini tim gabungan dari Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial sedang menyelesaikan finalisasi data calon penerima manfaat. Gus Fawait mengimbau, apabila ada warga yang merasa memenuhi syarat namun belum terdata, dapat melaporkan diri melalui nomor hotline Homecare maupun saluran aduan resmi “Wadul Guse”.

 

“Setiap permohonan yang masuk tidak otomatis disetujui. Petugas akan melakukan verifikasi data, pengecekan langsung ke lapangan, serta pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan,” tegasnya.

 

Layanan Homecare nantinya akan didampingi oleh tenaga medis lengkap mulai dari perawat, bidan, hingga ahli gizi yang datang ke rumah pasien lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan yang dibutuhkan. Selain memberikan pengobatan, tenaga kesehatan juga akan membimbing keluarga pasien agar mampu melakukan perawatan mandiri di rumah.

 

Untuk persyaratan administrasi, warga cukup melengkapi fotokopi KTP, Kartu Keluarga, nomor telepon yang bisa dihubungi, serta salinan riwayat penyakit jika ada. Gus Fawait berharap kader Posyandu dan pengurus RT/RW turut membantu memfasilitasi warga agar program ini dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jember. (Tahrir)