![]() |
| PKBM Mawar Cetak 197 Lulusan |
Beritabersatu.com, Bone – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mawar melepas 197 lulusan pendidikan kesetaraan Tahun Ajaran 2025/2026 dalam acara penamatan dan penyerahan ijazah yang digelar di Lingkungan Lapanni, Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasnah, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran, pemerintah setempat, mitra lembaga, tokoh masyarakat, serta orang tua peserta didik.
Sebanyak 197 peserta didik dinyatakan lulus, terdiri atas 13 lulusan Paket A (setara SD), 59 lulusan Paket B (setara SMP), dan 125 lulusan Paket C (setara SMA).
Pengelola PKBM Mawar, Rosmini, mengatakan lembaga yang berdiri sejak 2017 tersebut telah memasuki penamatan angkatan ketujuh. Selain menyelenggarakan pendidikan kesetaraan, PKBM Mawar juga mengembangkan program pendidikan keaksaraan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta pelatihan vokasi tata boga untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
"Sejak berdiri pada tahun 2017, PKBM Mawar terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan nonformal yang berkualitas. Proses pembelajaran didukung oleh empat tenaga kependidikan dan 30 tenaga pendidik yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya," ujar Rosmini.
Rosmini juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, pemerintah desa dan kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta berbagai mitra yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan di PKBM Mawar. Menurutnya, kerja sama dengan STIE YAPI Bone dan STAI Al-Gazali Bone memberikan peluang bagi lulusan Paket C untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, PKBM Mawar menjalin kerja sama dengan Kepala Desa Bulumpare, H. Abdul Muin, dalam upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang pendidikan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasnah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi perkembangan PKBM Mawar yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun.
"Kami terkesima melihat perkembangan PKBM Mawar. Hampir setiap tahun saya menghadiri kegiatan penamatan di sini dan selalu melihat kemajuan yang sangat pesat. Alhamdulillah," katanya.
Andi Rasnah menegaskan bahwa penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) merupakan program prioritas pemerintah yang harus didukung seluruh pemangku kepentingan. Ia mengungkapkan, Kecamatan Tanete Riattang Timur menempati urutan kedua dengan jumlah ATS terbanyak di Kabupaten Bone setelah Kecamatan Tellu Siattinge.
Menurutnya, tingginya angka anak putus sekolah dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya kondisi ekonomi keluarga, pernikahan usia dini, serta anak yang terlalu cepat memasuki dunia kerja.
"Mari kita berkolaborasi, seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, dan masyarakat untuk menuntaskan anak putus sekolah. Ini merupakan program nasional yang harus menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah PKBM Mawar yang menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah desa. Menurutnya, inisiatif serupa perlu diperluas agar semakin banyak desa memiliki lembaga pendidikan nonformal yang mampu menjangkau masyarakat dan menekan angka anak putus sekolah.
Melalui penamatan angkatan ketujuh ini, PKBM Mawar berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone.
Laporan : Suparman Warium


