Waspada! Inilah 5 Kebiasaan Sepele di Rumah yang Bisa Memicu Korsleting Listrik -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Waspada! Inilah 5 Kebiasaan Sepele di Rumah yang Bisa Memicu Korsleting Listrik

Berita Bersatu
03 Mei 2026

Inilah 5 Kebiasaan Sepele di Rumah yang Bisa Memicu Korsleting Listrik


BERITABERSATU.COM – Bahaya kebakaran akibat arus pendek listrik atau korsleting masih menjadi ancaman serius bagi keselamatan keluarga. Ironisnya, pemicu utama bencana ini seringkali berasal dari hal-hal kecil yang dianggap sepele oleh pemilik rumah.


Melansir data keselamatan instalasi listrik, pencegahan sejak dini adalah kunci utama. Berikut adalah 5 hal yang wajib Anda perhatikan agar terhindar dari risiko kebakaran akibat listrik:

1. Beban Berlebih pada Stopkontak

Menggunakan terlalu banyak steker (colokan) dalam satu stopkontak adalah kesalahan umum. Penumpukan beban ini memicu panas berlebih (*overheat*) yang dapat melelehkan komponen plastik dan memicu percikan api. Selain itu, pastikan stopkontak tidak dalam kondisi longgar saat digunakan.

2. Kabel yang Rusak atau Terkelupas

Jangan pernah meremehkan kabel yang sudah aus, tertekuk, apalagi terkelupas. Kabel yang tidak terisolasi dengan baik dapat memicu arus bocor. Hal ini sangat berbahaya, terutama jika di rumah terdapat anak kecil yang tidak sengaja menyentuhnya.

3. Penggunaan Multi-Plug Secara Bertumpuk

Kebiasaan menumpuk sambungan listrik atau multi-plug di satu titik secara berlebihan sangat tidak disarankan. Beban yang melampaui kapasitas hantar arus merupakan penyebab nomor satu terjadinya korsleting listrik di area pemukiman.

4. Meletakkan Alat Elektronik di Area Lembap

Air adalah penghantar listrik yang sangat kuat. Berhati-hatilah saat menggunakan peralatan seperti hair dryer, rice cooker, atau dispenser di area yang dekat dengan sumber air. Risiko sengatan listrik atau setrum meningkat drastis saat alat elektronik terkena percikan air atau berada di lingkungan lembap.

5. Debu yang Menumpuk pada Peralatan

Jarang disadari, debu yang menumpuk di dalam atau di sekitar ventilasi alat elektronik dapat menghambat pembuangan panas. Selain merusak fungsi alat, debu yang tebal juga bisa berfungsi sebagai bahan bakar yang mempercepat penyebaran api jika terjadi percikan di dalam komponen.


Masyarakat dihimbau untuk rutin mengecek kondisi instalasi listrik secara berkala dan segera mengganti komponen yang sudah tidak layak pakai. Mengedukasi anggota keluarga mengenai penggunaan listrik yang aman adalah langkah pertama dalam menjaga keamanan hunian.


"Yuk, jadi lebih peduli dengan instalasi listrik di rumah kita. Bagikan informasi ini ke keluarga dan teman terdekat demi keselamatan bersama!" (**)