![]() |
| Srikandi PLN 'Gedor' Pintu Warga Bawa Nyala Harapan di Pelosok Bulukumba |
BERITABERSATU.COM, BULUKUMBA – Bukan sekadar kunjungan biasa, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalumpang baru saja menebar "sihir" kebaikan melalui program Light Up The Dream (LUTD). Tak tanggung-tanggung, tujuh keluarga prasejahtera di Kecamatan Bontobahari, Bontotiro, dan Herlang kini resmi merdeka dari kegelapan.
Program ini menjadi bukti bahwa energi bukan cuma soal kabel dan trafo, tapi soal empati yang mengalir sampai ke pelosok.
Bagi banyak orang, menyalakan lampu adalah hal remeh. Namun bagi warga seperti Pak Halo, momen saklar pertama kali ditekan adalah momen yang menguras air mata.
"Alhamdulillah, terima kasih PLN. Akhirnya kami bisa punya meteran sendiri," bisik Pak Halo sambil menyeka air mata harunya.
Yang membuat aksi kali ini terasa spesial adalah keterlibatan para Srikandi PLN. Manager PLN ULP Kalumpang, Diyah Pudak Wangi, memimpin langsung operasi kemanusiaan ini. Selain instalasi listrik gratis, PLN juga membagikan paket sembako yang berasal dari dana zakat YBM PLN.
Light Up The Dream ini merupakan program yang anggarannya bukan dari perusahaan, melainkan donasi sukarela para pegawai PLN yang menyisihkan sebagian gaji mereka.
Diyah Pudak Wangi menegaskan bahwa misi ini adalah tentang meningkatkan kualitas hidup. Dengan adanya listrik mandiri, anak-anak bisa belajar lebih baik di malam hari dan aktivitas ekonomi rumah tangga bisa mulai menggeliat.
"Kami ingin hadir bukan cuma sebagai penyedia daya, tapi sebagai solusi sosial yang nyata," pungkas Diyah di sela-sela momen penyalaan listrik di rumah warga. (**)


