![]() |
| Perbaikan Jalan Kendalpayak |
BERITABERSATU.COM, MALANG – Kabar segar bagi para pengguna jalan yang sering melintasi jalur Malang Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga tengah memacu proyek rehabilitasi pada ruas jalan yang menghubungkan Kepanjen hingga Kendalpayak.
Langkah ini diambil sebagai strategi utama pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas sekaligus menjawab keluhan masyarakat mengenai kemacetan yang kerap mengunci kawasan tersebut, khususnya di titik krusial pertigaan depan Rumah Sakit Ben Mari, Kendalpayak, Pakisaji.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menjelaskan bahwa proyek fisik ini menyasar infrastruktur di Desa Sukoraharjo dan Desa Curungrejo di Kecamatan Kepanjen, hingga mencapai wilayah Kendalpayak di Kecamatan Pakisaji.
Secara keseluruhan, panjang penanganan mencapai sekitar 1,1 kilometer yang dibagi ke dalam tiga segmen pengerjaan. Untuk segmen pertama dan kedua yang terletak di wilayah Kepanjen, petugas melakukan pelapisan ulang aspal atau overlay menggunakan jenis AC-WC sepanjang 910 meter dengan lebar badan jalan mencapai 6 meter.
Sementara itu, perhatian khusus diberikan pada segmen ketiga di kawasan Kendalpayak. Di lokasi ini, tim teknis melakukan perbaikan bahu jalan dengan konstruksi beton di sisi barat sepanjang 228 meter dan lebar 1 meter.
Langkah pengecoran bahu jalan ini merupakan bagian dari upaya pelebaran badan jalan secara efektif di sekitar pertigaan guna memastikan arus kendaraan dari berbagai arah dapat mengalir lebih lancar tanpa terhambat penyempitan jalur.
Pengerjaan infrastruktur ini didanai melalui nilai kontrak sekitar Rp1,8 miliar dengan target masa pelaksanaan selama 120 hari. Khairul menegaskan bahwa meskipun proyek ini berskala cukup besar, pihaknya tetap memprioritaskan kenyamanan pengguna jalan selama proses berlangsung.
"Proyek ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,8 miliar dengan masa pelaksanaan 120 hari. Pengerjaan dilakukan secara bertahap pada satu sisi jalan agar lalu lintas tetap dapat berjalan tanpa penutupan total," ujar Khairul pada Jumat (2/5/2026).
Penanganan bahu jalan dengan material beton di Kendalpayak dinilai sebagai langkah paling strategis untuk mengurai simpul kepadatan. Khairul tidak menampik bahwa area tersebut memang menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas warga selama ini.
"Yang sering macet yaitu di pertigaan tepatnya depan rumah sakit Ben Mari Kendalpayak. Kami berharap dengan adanya perbaikan dan pelebaran ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman," ungkapnya optimis.
Memasuki bulan Mei, perkembangan di lapangan menunjukkan progres yang signifikan. Pekerjaan pengaspalan pada dua segmen pertama di wilayah Kepanjen dilaporkan telah rampung sepenuhnya.
Saat ini, para pekerja di lapangan sedang fokus menyelesaikan tahap penyelesaian akhir (finishing) serta bersiap menuntaskan pengerjaan bahu jalan di segmen ketiga. Tahapan di segmen terakhir ini terus berjalan beriringan dengan proses sosialisasi kepada warga maupun pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi demi kelancaran pengerjaan fisik hingga tuntas. (Yanti)


