Penutupan Perkemahan PKS Se-Kabupaten Bone, 1.419 Pelajar Ikuti Kegiatan Edukasi Lalu Lintas -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Penutupan Perkemahan PKS Se-Kabupaten Bone, 1.419 Pelajar Ikuti Kegiatan Edukasi Lalu Lintas

Berita Bersatu
03 Mei 2026

Penutupan Perkemahan PKS Se-Kabupaten Bone

BONE, BB — Perkemahan Terpadu Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SLTA/SMK/MA dan SLTP/MTs se-Kabupaten Bone resmi ditutup pada Minggu (3/5/2026) sore. Upacara penutupan dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Bone, IPDA Chandra Wijaya, yang bertindak sebagai inspektur upacara.


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini digelar di Lapangan Sepak Bola Dusun Bakke, Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Sebanyak 1.419 peserta dari 39 sekolah ambil bagian dalam perkemahan tersebut.


Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda yang bersifat edukatif dan kompetitif, di antaranya lomba yel-yel, ketangkasan lapangan, senam 12 gerakan pengaturan lalu lintas (gatur lantas) kreasi, tata boga, serta penilaian video kreatif. Selain itu, turut digelar lomba dance, fashion show, dan nyanyi solo sebagai sarana pengembangan bakat dan kreativitas pelajar.


Dalam hasil akhir perlombaan, SMP Negeri 1 Ulaweng dan SMA Negeri 15 Bone berhasil meraih predikat juara umum di masing-masing kategori.


Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, menjelaskan bahwa perkemahan terpadu ini dirancang untuk memberikan pembekalan kepada pelajar terkait wawasan dan keterampilan di bidang lalu lintas, sekaligus menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab.


“Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas pelajar sekaligus meningkatkan peran aktif PKS dalam menegakkan ketertiban berlalu lintas di era digitalisasi yang semakin kompleks,” ujarnya.


Ia menambahkan, perkemahan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bone.


“Melalui perkemahan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang aturan lalu lintas, tetapi juga keterampilan kepemimpinan dan kreativitas dalam menyampaikan edukasi kepada teman-temannya,” lanjutnya.


AKP Riyanda berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.


“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas serta menjadi contoh bagi siswa lain dalam mengaplikasikan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab,” tutupnya.


Laporan : Suparman Warium