![]() |
| Wakil Bupati Malang Tutup Program Kepemimpinan Remaja Perempuan |
MALANG, BB - Wakil Bupati Malang Latifa Shohib secara resmi menutup pelaksanaan Program Kepemimpinan Remaja Perempuan yang digelar selama beberapa waktu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya tidak hanya pengembangan kapasitas kepemimpinan, tetapi juga perhatian serius terhadap kesehatan mental generasi muda, khususnya kaum hawa.
Acara penutupan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah Kabupaten Malang. Program ini dirancang khusus untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan organisasi, serta memperkuat rasa percaya diri para remaja putri agar mampu berperan aktif di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta. Ia menegaskan bahwa remaja perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan berintegritas.
"Kepemimpinan tidak hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga mampu memimpin diri sendiri. Salah satu kuncinya adalah memiliki kesehatan mental yang baik," ujar Latifa Sabtu (4/4/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan akademis, pergaulan, hingga dampak penggunaan media sosial.
Oleh karena itu, penguatan kesehatan mental menjadi sangat krusial agar para remaja tidak mudah tertekan, mampu berpikir positif, dan memiliki ketahanan dalam menghadapi masalah.
"Kami mendorong agar perhatian terhadap kesehatan mental terus digalakkan. Jangan ragu untuk mencari bantuan atau berbagi cerita jika merasa ada beban, karena menjaga pikiran dan perasaan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik," tambahnya.
Sementara itu, para peserta mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga selama mengikuti program ini. Mereka berharap ilmu kepemimpinan dan pemahaman mengenai kesehatan mental yang didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan akan lahir generasi remaja perempuan Kabupaten Malang yang tidak hanya cerdas dan berwawasan luas, tetapi juga memiliki mental yang kuat, sehat, dan siap berkontribusi membangun daerah. (Yanti)


