Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi PAD 2026 -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi PAD 2026

Berita Bersatu
08 April 2026

 Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD


BERITABERSATU.COM, BONE – Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi (monev) serta proyeksi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rabu (8/4/2026).


Rapat strategis tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Bone Hj. A. Tenriawaru, Staf Ahli Bupati Andi Arman Boby, Asisten II Setda Bone Andi Amran, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bone Muhammad Angkasa bersama jajaran kepala perangkat daerah pengampu PAD.


Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi realisasi dan efektivitas strategi peningkatan PAD, sekaligus memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah di Kabupaten Bone.


Dalam pemaparannya, Kepala Bapenda Bone Muhammad Angkasa menyampaikan laporan teknis terkait capaian sementara PAD tahun berjalan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah.


Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mempercepat penerimaan PAD sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan daerah.


“Optimalisasi PAD tidak hanya soal meningkatkan angka, tetapi juga bagaimana kita membangun sistem yang akuntabel dan terintegrasi. Intensifikasi dan ekstensifikasi harus diiringi inovasi, terutama melalui digitalisasi proses pemungutan,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa HLM TP2DD ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh perangkat daerah agar lebih adaptif terhadap tuntutan pengelolaan keuangan yang transparan dan berbasis kinerja.


“Mari kita jadikan PAD sebagai kekuatan fiskal yang mendukung kemandirian daerah. Dengan sinergi dan kerja cerdas, Bone bisa,” tutupnya.


Laporan : Suparman Warium