Upaya Adu Domba di Aceh Timur Mencuat, Masyarakat Diminta Tak Terkecoh Fitnah Terhadap Bupati -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Upaya Adu Domba di Aceh Timur Mencuat, Masyarakat Diminta Tak Terkecoh Fitnah Terhadap Bupati

Berita Bersatu
28 April 2026

Ketua PMI sekaligus anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh, Fattah Fikri


BERITABERSATU.COM, ACEH TIMUR – Eskalasi politik di Aceh Timur menghangat. Ketua PMI sekaligus anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh, Fattah Fikri, mencium adanya upaya sistematis dari pihak tertentu untuk mendegradasi kinerja Penjabat (Pj) Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. 


Dalam keterangannya pada Rabu (29/4/2026), Fattah menyebut bahwa serangan berupa isu miring dan fitnah yang gencar berhembus belakangan ini merupakan reaksi dari pihak-pihak yang merasa "terganggu" oleh kebijakan tegas pemerintah daerah.


Fattah menduga kuat bahwa gelombang fitnah ini mencuat seiring berjalannya proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pasca-banjir besar yang melanda Aceh Timur beberapa bulan lalu.


"Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan. Makanya, mereka sengaja memainkan isu miring untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati Al-Farlaky," tegas Fattah Fikri.


Menurut mantan Ketua DPRK Aceh Timur ini, upaya menjatuhkan citra Bupati justru berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Fattah membeberkan sejumlah capaian prestisius Iskandar Usman Al-Farlaky yang berhasil menarik perhatian pemerintah pusat, di antaranya Berhasil mendatangkan tokoh-tokoh kunci ke Aceh Timur, mulai dari Mendagri, Menkes, Mensos, hingga Kepala KSP, untuk meninjau langsung wilayah terdampak bencana.


Kemudian, Bupati Al-Farlaky secara khusus pernah diundang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan penanggulangan bencana yang dinilai responsif dan efektif. Dan Kebijakan Pro-Rakyat, yakni Fokus pada pemulihan ekonomi dan infrastruktur masyarakat pasca-banjir yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.


"Prestasi tersebut rupanya membuat sekelompok orang merasa terganggu. Mereka mencoba meruntuhkan kepercayaan publik, namun saya yakin upaya itu akan gagal karena masyarakat bisa melihat bukti nyata," tambahnya.


Menutup keterangannya, Fattah Fikri meminta masyarakat Aceh Timur untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif yang tidak berdasar.


"Kita jangan sampai diadu domba oleh sekelompok orang yang tidak ingin melihat Aceh Timur bangkit. Mari kita kawal pembangunan ini di bawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky," pungkasnya. (IW)