Petugas Kebersihan di Bone Terima Hak dan Bantuan Sembako, Pemkab Pastikan Perlindungan Kerja -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Petugas Kebersihan di Bone Terima Hak dan Bantuan Sembako, Pemkab Pastikan Perlindungan Kerja

Berita Bersatu
18 April 2026

Petugas Kebersihan di Bone Terima Hak dan Bantuan Sembako


BERITABERSATU, BONE – Ratusan petugas kebersihan non-paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone akhirnya menerima hak mereka setelah sebelumnya sempat mengalami keterlambatan pembayaran. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam kegiatan penyaluran bantuan sembako di Aula Masjid Al Markaz Al Ma’arif, Watampone, Sabtu (18/4/2026).


Selain pembayaran upah, Pemkab Bone bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone dan Pimpinan Surya Indah sebagai muzakki turut menyalurkan sebanyak 139 paket sembako kepada para petugas kebersihan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari dialog antara pemerintah daerah dan para petugas yang sebelumnya digelar di Lapangan Merdeka.


Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, Zainal Abidin, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Melalui program ini kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi bukti bahwa zakat yang ditunaikan para muzakki benar-benar hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.


Ia menambahkan, sinergi antara BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan serta menumbuhkan semangat berbagi.


Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran upah terjadi akibat kendala administratif teknis. Namun, pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk memastikan para petugas tetap mendapatkan haknya tanpa harus kehilangan pekerjaan.


“Kami mencari cara agar Bapak dan Ibu tidak dirumahkan atau diputus kontraknya. Alhamdulillah, kita temukan solusi melalui mekanisme PJLP,” ungkapnya.


Ia menegaskan, pembayaran gaji yang semula direncanakan dilakukan per bulan, kini telah direalisasikan sekaligus dalam bentuk rapel selama empat bulan sebagai bentuk komitmen pemerintah.


“Ini bukan sekadar janji, tetapi bukti keseriusan kami. Gaji yang semula direncanakan cair satu bulan, langsung kita bayarkan rapel empat bulan sekaligus. Saya berpesan agar digunakan dengan bijak,” tegasnya.


Menurutnya, para petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan estetika kota, termasuk dalam mendukung raihan penghargaan Adipura.


“Saudara-saudara kita ini bekerja sejak dini hari. Ketika kita masih tidur, mereka sudah mulai menyapu bahkan dalam kondisi hujan,” ujarnya.


Di akhir kegiatan, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan hak-hak para petugas kebersihan serta memastikan persoalan administratif dapat diselesaikan lebih awal ke depan.


“Jangan lihat jumlah sembakonya, tetapi lihat sebagai bentuk perhatian dan apresiasi. Selama masih ingin bekerja, kami akan terus memperjuangkan hak-hak Anda,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, jajaran BAZNAS, Pimpinan Surya Indah, serta para penerima bantuan.(*)


Laporan : Suparman Warium