![]() |
| kombes pol Dr. Budi Adhy Buono kapolresta Cilacap melakukan pemotongan pita menandakan jembatan Merah Putih siap di fungsikan |
Cilacap, Beritabersatu.com -- Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Cilacap, kombes pol Dr.Budi Adhy Buono, dalam sebuah acara sederhana namun penuh makna, meresmikan penggunaan Jembatan Merah Putih di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, pada hari Rabu, 15 April 2026. Peresmian ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan dan kemudahan akses masyarakat di wilayah tersebut.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti di lokasi jembatan yang terletak di dusun pengampiran Timur, Desa Karangangar, kecamtan Gandrungmangu. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Cilacap, camat Gandrungmangu, Fathan Adhy Candra, S.STP., M.M., perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan warga yang antusias menyambut momen tersebut. Dalam sambutannya, Kapolresta Cilacap menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembangunan daerah dan hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan, pembangunan jembatan berawal dari laporan Kapolsek Gandrungmangu terkait kondisi adanya jembatan di wilayah gandrungmangu yang tidak layak dan membahayakan warga, khususnya anak sekolah yang setiap hari melintas untuk menyeberangi sungai.
“Jembatan ini sebelumnya digunakan masyarakat dan anak-anak sekolah, namun kondisinya tidak aman. Berangkat dari situ, kami bersama masyarakat berupaya menghadirkan solusi dengan membangun jembatan merah putih,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat Desa Karanganyar. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses antar dusun sekaligus meningkatkan keselamatan warga.
“Jembatan ini sudah bisa digunakan, terutama untuk anak sekolah. Kami titip agar dijaga dan dirawat dengan baik supaya manfaatnya berkelanjutan. Mungkin belum sempurna, namun ini wujud kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” tegasnya.
Jembatan dengan panjang kurang lebih 13 meter dengan lebar 1,2 meter ini menghubungkan Dusun Pengampiran yang mencakup tiga RT dengan 150 kepala keluarga atau 825 jiwa, serta Dusun Ciloning yang terdiri dari dua RT dengan 128 kepala keluarga atau 401 jiwa.
Selain sebagai akses penghubung, jembatan juga mempermudah aktivitas warga di sektor pertanian seperti menuju sawah dan kebun, serta akses pendidikan menuju SD Negeri 05 Karanganyar dan SMP Negeri 3 Gandrungmangu.
Sementara itu, Camat Gandrungmangu Fathan Adhy Candra menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut keberadaan Jembatan Merah Putih sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan konektivitas dan aktivitas sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cilacap atas pembangunan jembatan ini. Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, baik untuk akses pertanian maupun pendidikan,” ujarnya.
Ke depannya, Polresta Cilacap berjanji akan terus berinovasi dan menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera bersama.
(Totong, S)


