![]() |
| edukasi visual terbaru mengenai Batas Kewenangan |
BERITABERSATU.COM, PINRANG – Pernahkah Anda panik saat lampu tiba-tiba mati, lalu bingung harus menelepon siapa? Pada ujumnya, masih banyak warga yang belum memahami bahwa tidak semua urusan kabel dan percikan api adalah tugas PLN.
Untuk menghindari kesalahpahaman, PLN mengeluarkan edukasi visual terbaru mengenai Batas Kewenangan. Langkah ini penting agar pelanggan tidak hanya sekadar menunggu bantuan yang salah alamat, tetapi juga bisa melakukan mitigasi mandiri demi keamanan keluarga.
Batas kewenangan PLN hanya sampai pada kWh Meter (alat pembatas dan pengukur). Segala gangguan pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan Sambungan Rumah (SR) merupakan tanggung jawab penuh PLN. Namun, jika gangguan terjadi pada Instalasi Dalam Rumah (seperti kabel di plafon, stop kontak, atau saklar), maka perbaikan menjadi tanggung jawab pemilik bangunan.
Banyak yang bertanya, "Kenapa PLN tidak sekalian memperbaiki instalasi di dalam rumah?" Jawabannya berkaitan dengan regulasi dan keselamatan.
Instalasi di dalam rumah adalah aset pribadi pemilik bangunan. Jika terjadi korsleting pada kabel di plafon atau stop kontak yang rusak, perbaikannya harus dilakukan oleh instalatir listrik resmi yang bersertifikat, bukan petugas PLN, hal ini ntuk menjaga transparansi dan profesionalisme kerja.
Tips Jika listrik di rumah Anda bermasalah, lakukan langkah cepat berikut:
1. Cek Tetangga: Jika tetangga juga padam, berarti gangguan ada di sisi PLN. Segera lapor melalui aplikasi PLN Mobile.
2. Cek MCB: Jika tetangga menyala tapi rumah Anda padam, cek saklar (MCB) pada kWh Meter. Jika posisinya off (turun) dan tidak bisa dinaikkan kembali, kemungkinan besar ada korsleting di instalasi dalam rumah Anda.
3. Hubungi Ahli: Jika kerusakan ada di dalam rumah, segera hubungi teknisi listrik kepercayaan Anda atau melalui fitur ListriQu di aplikasi PLN Mobile.
Dengan memahami batasan ini, masyarakat Pinrang diharapkan lebih cerdas dalam menangani kendala kelistrikan. Ingat, menjaga instalasi dalam rumah tetap prima adalah kunci utama mencegah bahaya kebakaran. (**)


