Arzani Resmi Pimpin PBSM Wilayah Wajo Periode 2026–2029 -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Arzani Resmi Pimpin PBSM Wilayah Wajo Periode 2026–2029

Berita Bersatu
21 April 2026

Abd Muin Ketua Umum PBSM Pusat (Kanan) bersama Arzani Ketua PBSM Kabupaten Wajo


BERITABERSATU.COM, WAJO — Pengurus Persatuan Bugis Sedunia Masseddiki (PBSM) Wilayah Wajo resmi dikukuhkan dan dilantik untuk masa bakti 2026–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat pada Minggu (19/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Arzani resmi dilantik sebagai Ketua PBSM Wilayah Wajo.


Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan pengurus dan anggota PBSM dari berbagai daerah, seperti Bone, Parepare, Soppeng, dan Sidrap, serta para anggota PBSM dari Kabupaten Wajo. Kehadiran lintas wilayah tersebut mencerminkan dukungan organisasi terhadap kepengurusan baru sekaligus memperkuat jejaring internal PBSM.


Selain unsur organisasi, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Wajo, Amsar A. Timbang, S.H, serta Muh. Yahya, S.Sos., M.Si, Kepala Bidang pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wajo yang juga mewakili Dinas Komunikasi dan Informatika. Hadir pula Darwis, M.Si, sebagai perwakilan dari pihak kelurahan setempat.


Ketua Umum PBSM, Abd. Muin Husein, dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap kepengurusan baru.


“Selamat atas pelantikan Bapak Arzani sebagai Ketua PBSM Wilayah Wajo. Kami berharap kepengurusan ini mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik,” ujarnya.


Pelantikan ini dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi PBSM Wilayah Wajo, sekaligus meningkatkan sinergi antarwilayah dalam mendukung program pembinaan dan pengembangan organisasi.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PBSM Wilayah Wajo diharapkan semakin solid, aktif menjalankan program kerja, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam pelestarian nilai-nilai budaya Bugis dan penguatan solidaritas sosial.


Laporan : Amiruddin 

Editor : Suparman Warium