![]() |
Ziarah Raja-Raja Bone di Luar Daerah, Wabup Tekankan Nilai Keteladanan Kepemimpinan
BERITABERSATU.COM, BONE — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, S.P., dan sejumlah kepala OPD yang tergabung dalam Tim II, melaksanakan ziarah ke makam raja-raja Bone di luar wilayah Kabupaten Bone, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone yang diperingati pada tahun ini.
Ziarah diawali di makam We Tenri Pattuppu, Raja Bone ke-X (MatinroE ri Sidenreng), yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Sebelum melaksanakan ziarah, rombongan Wakil Bupati Bone diterima langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., di Kantor Bupati Sidrap. Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone serta mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi antar daerah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam Pancaitana Tenriawaru Besse Kajuara, Raja Bone ke-XXVIII (MatinroE ri Majennang), yang berada di Lingkungan Majennang, Kelurahan Watangsuppa, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Ziarah ditutup di makam La Tenriaji Arungpone, Raja Bone ke-XIV (MatinroE ri Pangkep), yang terletak di Jalan Ambarala, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para raja dan tokoh pendahulu, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian.
“Ziarah ini menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan para pendahulu dalam membangun dan memajukan Bone ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bone, sebagai upaya menjaga nilai sejarah dan budaya daerah.
Laporan : Suparman Warium


