![]() |
| Grand opening SPPG Gumukmas 02 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Camat Gumukmas Dannie Allcholin |
Beritabersatu.com, Jember -- Wilayah Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember semakin mendapatkan dukungan dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat, dengan dibukanya satu lagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Gumukmas 02 yang berlokasi di Dusun Jatiagung Desa Gumukmas. Dapur baru ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan Yayasan Berkah Sugih Rejeki sebagai mitra pelaksana.
Acara grand opening dapur SPPG Gumukmas 02 diisi dengan acara pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Camat Gumukmas Dannie Allcholin, yang disaksikan oleh berbagai undangan termasuk sejumlah kepala sekolah, seluruh jajaran dan relawan SPPG Gumukmas 02, serta masyarakat sekitar yang hadir dengan antusias.
Dalam sambutannya, Camat Dannie menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG Gumukmas 02 diharapkan dapat memenuhi dan meningkatkan kualitas gizi bagi berbagai kelompok sasaran, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
"Kedepan nanti bersama-sama dengan muspika dan pihak terkait untuk bisa mendampingi pelaksanaan kegiatan SPPG untuk pemberian MBG kepada masyarakat di kecamatan Gumukmas ini," ucapnya.
Selain manfaat bagi kesehatan dan gizi masyarakat, Camat Dannie juga menyoroti dampak positif program ini terhadap perekonomian lokal. Bahan baku makanan yang digunakan dalam penyajian MBG akan disuplai dari hasil produksi masyarakat di Kecamatan Gumukmas sendiri, sehingga aliran uang akan tetap beredar dalam wilayah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Meski demikian, ia juga menyadari bahwa di media sosial banyak muncul ulasan yang menunjukkan perlunya perbaikan dalam pelaksanaan program ini. Oleh karena itu, program dari Presiden Prabowo perlu diawasi secara bersama-sama, sesuai amanat dari Bupati Jember agar pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses sesuai visi misi yang telah ditetapkan.
"Tentunya harus melibatkan banyak pihak karena instrumen dan tahapan banyak butuh sinergitas dan kolaborasi yang sangat kuat terutama di wilayah," jelas Dannie.
Perwakilan kepala sekolah, Wachid Rosidi yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMK Min QU, menyampaikan bahwa segenap kepala sekolah di Kecamatan Gumukmas menerima keberadaan dapur SPPG dengan senang hati dan tangan terbuka. Namun, ia juga mengajak agar pihak SPPG menjalankan seluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan benar dan penuh amanah, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah terkait menu makanan yang disajikan. Bila nanti ditemukan menu yang kurang sesuai, saya mohon kepada kepala sekolah jangan langsung mengunggahnya di media sosial," ujar Wachid.
Menurutnya, media sosial memiliki dua sisi seperti pisau bermata dua bisa memberikan manfaat besar jika digunakan dengan baik, namun juga dapat menimbulkan masalah jika tidak diatur dengan benar.
"Yang kita lakukan lebih baik kita konfirmasi dulu ke pihak SPPG, sehingga kondisi tetap kondusif," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Berkah Sugih Rejeki Rischa Ayu Widiyanti menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dari semua pihak terhadap pelaksanaan SPPG Gumukmas 02. Ia berharap keberadaan dapur SPPG ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi semua pihak, terutama bagi peserta didik yang akan menerima asupan makanan bergizi gratis.
"Semoga dengan asupan gizi yang kami berikan akan menjadi generasi yang sehat jasmani dan rohani untuk Indonesia yang cemerlang," ucap Rischa.
Menurutnya, tujuan utama dibukanya SPPG Gumukmas 02 adalah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, agar mereka dapat memperoleh asupan gizi yang baik sehingga tumbuh sehat dan cerdas.
"Juga untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mengurangi angka stunting di wilayah ini," imbuhnya.
Dengan adanya dapur SPPG Gumukmas 02, diharapkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Gumukmas dapat semakin optimal, sekaligus menjadi bukti kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, yayasan, dan masyarakat dalam mendukung program nasional yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. (Tahrir)


