Biar Gak Kesetrum Cinta (dan Listrik), PLN Kalumpang Edukasi Warga Bontomarannu -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Biar Gak Kesetrum Cinta (dan Listrik), PLN Kalumpang Edukasi Warga Bontomarannu

Berita Bersatu
10 Maret 2026


Tim PT PLN (Persero) ULP Kalumpang saat melakukan edukasi di Kantor Desa Bontomarannu



BERITABERSATU.COM, BULUKUMBA – Kalau kesetrum cinta mungkin bikin baper, tapi kalau kesetrum aliran listrik tegangan tinggi? Itu urusannya bisa nyawa!


Prinsip itulah yang dibawa oleh tim PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kalumpang saat menyambangi Kantor Desa Bontomarannu, Selasa (10/3). PLN tak ingin warga "terjebak" dalam bahaya yang sebenarnya bisa dicegah.


Dalam sosialisasi ini, petugas PLN "curhat" soal beberapa aktivitas warga yang diam-diam menjadi ancaman bagi keandalan listrik desa. Mulai dari hobi main layang-layang di dekat kabel, pemasangan umbul-umbul yang terlalu mepet jaringan, hingga penggunaan jerat hewan beraliran listrik.


"Kita ingin masyarakat itu produktif tapi tetap safety first. Edukasi ini penting supaya warga paham kalau benda yang terlalu dekat dengan jaringan itu bukan cuma bikin mati lampu se-kecamatan, tapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan," ujar Rahim Jaya Hamka, Team Leader K3LK PLN ULP Kalumpang.


Selain soal keselamatan, PLN juga mengajak warga untuk "ikhlas" jika ada pohon atau tanaman yang harus dipangkas (pemeliharaan Right of Way atau ROW). Tujuannya agar jalur kabel bebas dari gangguan ranting maupun hewan, sehingga listrik ke rumah warga tetap stabil tanpa drama padam mendadak.


Gak cuma bawa edukasi, PLN juga bawa oleh-oleh berupa solusi hemat buat warga yang merasa listrik di rumahnya sering "ngos-ngosan". Melalui aplikasi PLN Mobile, warga bisa menikmati Promo Diskon 50% biaya penyambungan tambah daya. Lapor gangguan tinggal klik (gak perlu cari nomor petugas lagi), hingga Bayar tagihan atau beli token sambil rebahan.


Dengan kegiatan ini, PLN berharap warga Bontomarannu makin melek teknologi dan makin peduli dengan keselamatan kelistrikan. Karena menjaga listrik tetap nyala adalah tugas bersama, bukan cuma tugas petugas di lapangan. (**)