Wabup Jumail Mappile Buka Pelatihan Groundcheck BPJS PBI 2026, Perkuat Akurasi Data Penerima Bantuan di Luwu Utara -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Wabup Jumail Mappile Buka Pelatihan Groundcheck BPJS PBI 2026, Perkuat Akurasi Data Penerima Bantuan di Luwu Utara

Berita Bersatu
25 Februari 2026

Wabup Jumail Mappile Buka Pelatihan Groundcheck BPJS PBI 2026


BERITABERSATU.COM, LUWU UTARAWakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, secara resmi membuka Pelatihan Petugas Groundcheck BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap I Tahun 2026 di Aula Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Utara, Rabu (25/2/2026).


Pelatihan tersebut digelar untuk memastikan bantuan jaminan kesehatan melalui program BPJS PBI benar-benar tepat sasaran melalui proses verifikasi dan validasi data di lapangan.


Dalam sambutannya, Jumail menegaskan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial. Menurutnya, data yang valid tidak hanya menentukan ketepatan penerima manfaat, tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.


“Data yang akurat adalah fondasi kebijakan yang adil. Kita ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pemutakhiran data berbasis DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), sejalan dengan arahan Presiden RI dalam memperkuat efektivitas program perlindungan sosial agar lebih terarah dan tepat guna.


Melalui pelatihan ini, para petugas groundcheck dibekali pemahaman teknis dalam melakukan pengecekan faktual kondisi sosial ekonomi calon penerima bantuan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi kesalahan data sekaligus mengurangi polemik di tengah masyarakat.


Adapun tujuan utama pelaksanaan groundcheck BPJS PBI 2026 meliputi memastikan bantuan tepat sasaran dan berkeadilan, memperkuat tata kelola jaminan kesehatan daerah, meningkatkan kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial, serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan berbasis data akurat.


Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan sosial yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya dalam sektor jaminan kesehatan. (Kaisar