![]() |
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima kunjungan audiensi dari Pimpinan dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) di Rumah Jabatan Bupati, Senin (09/02/2026) |
BERITABERSATU.COM, SINJAI – Semangat kolaborasi antara birokrasi dan akademisi kembali menguat di Bumi Panrita Kitta. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima kunjungan audiensi dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) di Rumah Jabatan Bupati, Senin (09/02/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum pemantapan kerja sama strategis demi kemajuan daerah.
Salah satu poin menarik dalam pertemuan tersebut adalah rencana besar Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (Humanistik) UMSi. Wakil Rektor I UMSi, Dr. Muhammad Takdir, mengungkapkan bahwa Sinjai akan menjadi tuan rumah kompetisi debat berskala nasional pada April mendatang.
"Insya Allah, adik-adik dari Humanistik akan mengadakan kompetisi debat nasional yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dari luar Sulawesi Selatan," ujar Dr. Muhammad Takdir dengan optimisme tinggi.
Kegiatan ini diharapkan mampu menempatkan Sinjai dalam peta intelektual nasional sekaligus menjadi ajang unjuk gigi bagi mahasiswa lokal.
Selain agenda kompetisi, audiensi ini membahas keberlanjutan kerja sama formal melalui perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) antara UMSi dan Pemkab Sinjai. Langkah ini menjadi dasar hukum bagi kedua pihak untuk terus berkolaborasi dalam bidang riset, pengabdian masyarakat, dan pembangunan daerah.
Meski Bupati memiliki agenda lain yang bertepatan dengan seremoni pelantikan pejabat kampus esok hari, beliau memastikan bahwa dukungan pemerintah tetap solid dengan mengutus perwakilan resmi untuk prosesi penandatanganan.
Bupati Hj. Ratnawati Arif memberikan apresiasi setinggi langit terhadap inisiatif UMSi. Bagi beliau, pemerintah tidak bisa berjalan sendirian tanpa dukungan pemikiran segar dari dunia kampus.
"Kolaborasi yang kuat adalah kunci. Peran perguruan tinggi sangat krusial dalam menyumbangkan pemikiran inovatif bagi kemajuan masyarakat di masa depan," tegas Hj. Ratnawati Arif. (**)


