Warga Lonrae Bangun Drainase Swadaya, Antisipasi Banjir yang Terus Berulang -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Warga Lonrae Bangun Drainase Swadaya, Antisipasi Banjir yang Terus Berulang

Berita Bersatu
09 Februari 2026

Warga Lonrae Bangun Drainase Swadaya, Antisipasi Banjir yang Terus Berulang


BERITABERSATU.COM, BONE — Banjir yang kerap melanda Lingkungan Benteng RT 1 RW 2, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mendorong warga setempat mengambil langkah mandiri. Tanpa menunggu penanganan lebih lanjut, warga secara swadaya membangun selokan sebagai upaya darurat untuk mengurangi genangan air saat musim hujan.


Pembangunan drainase tersebut dilakukan dengan menggali selokan sepanjang kurang lebih 205 meter menggunakan alat berat. Seluruh biaya pekerjaan ditanggung secara swadaya oleh warga, menyusul kondisi saluran air lama yang dinilai tidak lagi mampu menampung debit air hujan sehingga banjir terus berulang setiap tahun.


Inisiator sekaligus penanggung jawab kegiatan, Amri Aras, menyebutkan bahwa langkah tersebut diambil atas dasar kepedulian dan keprihatinan warga terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka yang kerap terdampak banjir.


“Setiap hujan deras, kawasan ini selalu tergenang. Karena kondisinya sudah cukup mendesak, warga sepakat melakukan penggalian selokan sepanjang 205 meter dengan menggunakan alat berat. Biayanya murni dari swadaya masyarakat, sambil tetap menunggu tindak lanjut dari pemerintah,” ujar Amri Aras.


Ia menegaskan, pembangunan drainase swadaya ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran pemerintah daerah, melainkan sebagai solusi sementara guna meminimalkan dampak banjir terhadap aktivitas dan keselamatan warga.


“Kami berharap pemerintah daerah dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera memberikan respons. Penanganan drainase seharusnya dilakukan secara permanen dan terencana, bukan hanya mengandalkan upaya swadaya masyarakat,” tegasnya.


Warga berharap, inisiatif tersebut dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar lebih responsif terhadap persoalan infrastruktur dasar di kawasan permukiman, khususnya sistem drainase yang selama ini menjadi penyebab utama banjir di Kelurahan Lonrae.


Kondisi ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. Namun demikian, kehadiran dan peran aktif pemerintah tetap dinilai penting agar persoalan banjir dapat ditangani secara menyeluruh, berkelanjutan, dan berpihak pada keselamatan serta kenyamanan warga. (*)