Kapolres 'Todong' Sampel Urine Pejabatnya Sendiri, Komitmen Harga Mati Lawan Narkoba -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Kapolres 'Todong' Sampel Urine Pejabatnya Sendiri, Komitmen Harga Mati Lawan Narkoba

Berita Bersatu
26 Februari 2026

Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH, mengumpulkan seluruh Pejabat Utama (PJU) untuk menjalani tes urine secara mendadak.


BERITABERSATU.COM, SINJAI – Suasana di Mapolres Sinjai mendadak tegang pada Senin siang (23/2/2026). Tanpa aba-aba, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH, mengumpulkan seluruh Pejabat Utama (PJU) untuk menjalani tes urine secara mendadak.


Langkah berani ini diambil bukan tanpa alasan. Sang Kapolres ingin memastikan bahwa "gerbong" kepemimpinannya di Polres Sinjai benar-benar bersih dan steril dari jeratan narkotika sebelum menyisir masyarakat luas.


Menariknya, AKBP Jamal Fathur Rakhman tidak hanya memberi perintah. Ia menjadi orang pertama yang menyerahkan sampel urinenya untuk diperiksa oleh tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Sinjai.


“Pemeriksaan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas institusi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pejabat utama benar-benar bersih dari narkoba,” tegas AKBP Jamal di sela-sela kegiatan.


Menurutnya, mustahil menuntut masyarakat untuk menjauhi narkoba jika aparat penegak hukumnya sendiri tidak memberikan keteladanan. Strategi "bersihkan rumah sendiri" ini dianggap sebagai kunci utama membangun kepercayaan publik.


Tes yang berlangsung secara menyeluruh dan transparan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang ketat. Kapolres juga memberi sinyal kuat bahwa "sidak" serupa tidak akan berhenti di level pejabat saja.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan keseriusan dalam menjaga marwah institusi dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” tambah Kapolres dengan nada tegas.


Dengan langkah proaktif ini, Polres Sinjai berharap bisa terus memperkuat disiplin personel sekaligus menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba di wilayah Sulawesi Selatan. (**)