Dongkrak Potensi Kelapa, Wabup Malang "Gerilya" ke Kemendes PDT demi Hilirisasi dan Replanting -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Dongkrak Potensi Kelapa, Wabup Malang "Gerilya" ke Kemendes PDT demi Hilirisasi dan Replanting

Berita Bersatu
03 Februari 2026

Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, melakukan kunjungan strategis ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Kementerian Desa PDT di Jakarta


BERITABERSATU.COM, JAKARTAKabupaten Malang serius membidik potensi "emas hijau" dari sektor perkebunan kelapa. Tak tanggung-tanggung, Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, melakukan kunjungan strategis ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Kementerian Desa PDT di Jakarta, Selasa (3/2/2026).


Langkah proaktif yang dilakukan sosok yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah ini disambut hangat oleh Dirjen PEID Kemendes PDT, Dr. H. Tabrani, M.Pd. Fokus utamanya jelas: memutus stagnasi potensi kelapa di Kabupaten Malang melalui hilirisasi dan modernisasi pertanian.


Dalam pertemuan tersebut, Bu Nyai Lathifah berhasil mengamankan komitmen Kemendes PDT untuk menjembatani Kabupaten Malang dengan kementerian teknis lainnya, khususnya Kementerian Pertanian.


"Alhamdulillah, Bapak Dirjen menyampaikan kesiapannya untuk mengakseskan beberapa program krusial. Salah satunya adalah hilirisasi kelapa di bawah naungan Kementerian Pertanian RI," ujar Lathifah dengan penuh optimisme.


Kabupaten Malang sejatinya memiliki kekayaan kelapa yang luar biasa, namun terkendala oleh pohon-pohon yang sudah tua dan tidak produktif. Untuk itu, program Replanting (Peremajaan) akan menjadi ujung tombak perubahan.


"Tujuannya agar nilai jual semakin baik. Kita ingin memastikan petani tidak hanya bisa menanam, tapi juga merasakan hasil dengan harga yang adil lewat kehadiran off taker dan pengolahan mandiri," pungkas Wabup Malang.


Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi kebangkitan ekonomi desa-desa penghasil kelapa di Kabupaten Malang, sekaligus menjadikan wilayah ini sebagai pemain utama dalam rantai pasok kelapa nasional. (*/Yanti)