Tokoh Pemuda Mappedeceng Klarifikasi Isu Ambulance Diputar Balik Saat Aksi di Jembatan Baliase -->
Cari Berita

Advertisement

Masukkan iklan banner 970 X 90px di sini

Tokoh Pemuda Mappedeceng Klarifikasi Isu Ambulance Diputar Balik Saat Aksi di Jembatan Baliase

Berita Bersatu
24 Januari 2026

 

Tokoh Pemuda Mappedeceng Klarifikasi Isu Ambulance Diputar Balik Saat Aksi di Jembatan Baliase


BERITABERSATU.COM, LUWU UTARA -- Tokoh Pemuda Mappedeceng, M. Yusuf, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang menyebut ambulance diputar balik oleh massa aksi demonstrasi di Jembatan Baliase, Kabupaten Luwu Utara. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.


Klarifikasi itu disampaikan M. Yusuf pada Jumat (24/1/2026), menyusul munculnya narasi yang dinilai menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Menurutnya, tidak ada satu pun peserta aksi yang melarang atau menyuruh ambulance untuk kembali saat aksi berlangsung.


“Ambulance itu bukan disuruh putar balik oleh peserta aksi. Yang terjadi, ambulance hanya diarahkan oleh masyarakat setempat untuk melalui jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar M. Yusuf.


Ia menjelaskan, pengarahan tersebut dilakukan semata-mata untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama, mengingat kondisi di sekitar Jembatan Baliase saat itu cukup padat akibat konsentrasi massa aksi. Jalur alternatif dinilai lebih aman dan memungkinkan ambulance melintas lebih cepat.


Lebih lanjut, M. Yusuf menegaskan bahwa sejak awal aksi demonstrasi, peserta telah berkomitmen untuk tetap memberikan prioritas penuh kepada kendaraan darurat, termasuk ambulance dan kendaraan yang membawa pasien.


“Aksi ini murni penyampaian aspirasi. Kami tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan tidak pernah menghalangi ambulance ataupun kendaraan darurat lainnya,” tegasnya.


Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang terlanjur beredar di media sosial, serta mencegah terbentuknya opini keliru yang dapat mencederai semangat perjuangan dan solidaritas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai. (Kaisar